Pulang Kerja, Motor Kena Begal

SWARNANEWS.CO.ID, BANYUASIN | Kejahatan kriminal kembali memakan korban di Jalan Lubuk Lancang-Pengumbuk. Yakni, tak jauh dari Kantor PDAM Desa Lubuk Lancang Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin. Aksi nekat pelaku kejahatan ini berkomplotan 4 orang.

Korban aksi pembegalan tersebut bernama, M Syarif (31), yang merupakan warga RT 01 Dusun II Desa Talang Ipuh Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin. Beruntung kondisinya selamat, namun sepeda motor miliknya telah raib dilarikan komplotan begal.

Menurut keterangan korban, seperti hari-hari biasa dirinya yang bekerja di Koperasi Sehati di Kecamatan Betung Banyuasin, pada Sabtu pukul 19.00 WIB, telah dibuntuti sejak masuk simpang Lubuk Lancang oleh pengendara sepeda motor PCX yang ditunggangi 2 orang.

“Ketika saya sudah melewati kantor PDAM, ternyata sudah ada dua orang yang menunggu dan menghadang pakai motor. Saya panik coba putar. Dua orang pengendara PCX yang membuntuti langsung memukul kepala mengunakan kayu dari arah belakang,” kata M.Syarif.

“Pukulan itu cukup keras, namun karena dalam keadaan panik, saya langsung lari ke hutan karena takut,” ungkap dia saat ditemui di kediaman orang tua mertuanya, Minggu (19/07/2020).

Usai menyelamatkan diri ke hutan korban langsung menghubungi keluarga. “Setelah di hutan, saya telpon ayah mertua, minta jemput,” beber dia.

Dalam aksi tersebut, komplotan begal hanya berhasil membawa kabur kendaraan sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan nopol BG 4779 JAU.

Sementara menurut penuturan mertua korban, Zali, dirinya melihat 3 pengendara sepeda motor yang melintas secara bersamaan ketika hendak menjemput M Syarif, yang menjadi korban pembegalan.

“Kami dari Talang Ipuh menuju keluar arah Lubuk Lancang. Pas di jalan sempat berlintasan dengan 3 pengendara motor. Mereka ngebut, hingga sulit dikenali. Dugaan saya, motor Syarif dibawa kabur arah Pengumbuk,” ucap dia. (*)

Teks : Nasir
Editor : Maya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait