Fauzi H Amro Geram Dengan Kader Nasdem Kurang Disiplin

SWARNANEWS.CO.ID, MUSI RAWAS | Rabu, 29/7/2020, Kunjungan kerja perorangan pada reses masa persidangan IV 2019-2020, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Fauzi H. Amro, M.Si, sekaligus dijadikan ajang koordinasi dan konsolidasi dengan sesama kader Partai Nasdem.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Koorwil III yang juga anggota Komisi XI DPR RI itu sejak awal pidato dalam kesempatan reses tersebut nada bicaranya meninggi.

“Saya tegaskan pada rapat-rapat selanjutnya tanpa terkecuali semua kader Nasdem harus pakai kostum dan atribut Partai Nasdem. Kalau tidak, maka lebih baik dikeluarkan saja dari ruang pertemuan. Satu lagi bagi anggota DPRD Kabupaten Musi Rawas, Kota Lubuklinggau dna Kabupaten Muratara yang tidak ikut dalam acara reses saya, atau rapat-rapat konsolidasi dan kegiatan penting partai lainnya, tolong Ketua DPD buat surat teguran. Kalau mau berpartai politik harus disiplin”, paparnya berang.

Paparan Kapoksi Komisi XI DPR RI fraksi Partai Nasdem tersebut disampaikannya di hadapan jajaran pengurus dan kader partai besutan Surya Paloh dari daerah Kabupaten Musi Rawas dan Kota Lubuklinggau. Sedangkan untuk Kabupaten Muratara usai menggelar kegiatan yang sama pada kesempatan sebelumnya.

Fauzi juga menegaskan dirinya merasa malu jika Partai Nasdem Sumatera Selatan (Sumsel) tidak jadi partai pemenang pada perhelatan Pilkada maupun pada Pemilu 2024 mendatang. Terlebih lagi saat ini yang menjadi ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Sumatera Selatan adalah H. Herman Deru, yang juga Gubernur Sumsel.

“Mari besarkan Partai Nasdem. Berpartai, berpolitik harus berani dan ikhlas berkorban. Ada duit korbankan duit, tak ada duit korbankan tenaga dan pemikiran, tenaga lemah pemikiran kurang handal, maka gunakan kekuatan doa”, anjurnya.

Fauzi juga mengingatkan keras anggota dewan asal Nasdem dalam wilayah MLM (Musi Rawas, Lubuklinggau dan Muratara) yang masih berkinerja lemah dan Kudis (kurang disiplin). Ada tiga mekanisme memberhentikan anggota dewan, pertama mengundurkan diri, diberhentikan dan berhalangan tetap.

“Jangan sampai mekanisme partai memPAW-kan seorang anggota dewan terjadi akibat kurang disiplin”, pintanya.

Politisi yang dilahirkan di Desa Remban, Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) pada 44 tahun lalu juga meminta seluruh kader Partai Nasdem khususnya dalam kawasan MLM untuk meningkatkan soliditas, sinergitas dan rutin konsolidasi.

“Tingkatkan terus silaturahim, komonikasi dan intens pertemuan. Saya sudah berputar dan berpetualang di Parpol. Hanya Nasdemlah yang sangat nyaman. Tekad saya akan mengakhiri karir politik saya hanya di Nasdem. Mari bersama-sama bangun Nasdem, kita ciptakan bersama pemilih tradisional untuk Nasdem”, ajak Fauzi.

Kegiatan reses dan konsolidasi berlangsung sejak pagi Rabu, 28/7/2020 hingga pukul 14.00 WIB, dalam ruang pertemuan Kantor DPD Nasdem Musi Rawas di bilangan Jalan Jenderal Sudirman B Srikaton Tugumulyo, Musi Rawas.

Sebelumnya berurutan menyampaikan pidato, Ketua DPD Nasdem Musi Rawas, H Novian Fauzi Ishak, Ketua DPD Nasdem Kota Lubuklinggau H.Rahmat Hidayat (Yoppi Karim) dan Sekretaris DPW Nasdem Sumsel, H Hamzah Syakban.

H.Novian Fauzi Ishak, SH yang akrab disapa Ucik dalam paparannya menyampaikan bahwa Nasdem Mura masih dalam proses melakukan pemantapan pengurus baik tingkat DPD, DPC hingga level ranting di desa.

Ucik juga ungkapkan akan bangun kantor permanen DPD Nasdem Musi Rawas di Muara Beliti. Ia juga menyampaikan dirinya bersama jajaran pengurus DPD Nasdem Mura sedang merapikan pengurus tingkat kecamatan hampir seluruhnya tuntas.

“Program yg sedang dikejar dan digarap masalah KTA target minimal 10 ribu anggota baru yang wajib memiliki KTNA”, kata anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan periode 2019-2024 optimis.

Selain itu Ucik juga mengingatkan pada kader Nasdem Musi Rawas bahwa dengan adanya pergantian ketua DPW Nasdem baru yang saat ini dijabat H. Herman Deru, patut disyukuri.

“Sekaligus harus jaga nama karena secara Nasional Nasdem masuk lima besar parpol peraih suara terbanyak pada Pemilu 2019 lalu.
Kalau pengarahan Kak Herman Deru, Pemilu 2024 harus jadi parpol pemenang”, tutupnya.

Pada kesempatan yang sama Ketua DPD Nasdem Kota Lubuklinggau H. Rahmat Hidayah (Yoppi Karim) menyampaikan bahwa dirinya sejak 08 Mei 2020 resmi memegang mandat ketua DPD Nasdem Kota Lubuklinggau.

“Latar belakang saya sebelumnya aparat sipil negara. Sejak Maret 2020 lalu resmi mengundurkan diri dari ASN dan mengkaderkan diri di Partai Nasdem. Untuk itu mohon bimbingan dari para kakak senior, juga dukungan semua pihak agar Nasdem di Kota Lubuklinggau tumbuh menjadi Parpol pemenang Pemilu”, ungkap Yoppi.

Selanjutnya pada giliran Sekretaris DPW Nasdem Sumatera Selatan H Hamzah Syakban menyampaikan apresiasi kepada Fauzi H Amro atas dilakukannya reses dan konsolidasi tersebut.

“Saya berharap apa yang dilakukan Kak Fauzi ini menjadi contoh bagi aleg dari Nasdem yang ada di DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota dalam wilayah Sumatera Selatan. Jangan sampai seperti sindiran masyarakat dalam ungkapan, Cempedak masak di batang, ado kekendak baru nak datang. Manfaatkan momentum reses sebagai kesempatan jumpa konstituen dan juga kader partai”, katanya.

Dilanjutkan Hamzah Syakaban untuk muncul jadi pemenang tidak ujug-ujug, tapi perlu proses. Perawatan konstituen harus dilakukan. Misalnya pada masa hari raya qurban lakukan pemotongan hewan qurban bersama konstituen.

“Anggota legislatif jangan sekedar memperjuangkan infrastruktur jalan saja. Tapi perjuangkan aspirasi rakyat dalam bidang lain yang juga sangat penting, seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, budaya dan sebagainya”, ajak Hamzah Syakban mengingatkan anggota dewan yang hadir.

Hamzah Syakban juga mengajak para kader Nasdem di wilayah MLM untuk besarkan Partai Nasdem.

“Jangan beranggapan banyak duit pasti jadi. Sosialisasikan Nasdem, perkenalkan Nasdem, buatkan basis dan jadikan pemilih tradisonal Nasdem”, anjurnya.

Lalu persoalan DPD, DPC sampai ranting sangat penting. Ciptakan pembasisan, ke depan basis kita per TPS.

“Ini pesan khusus saya untuk DPD Mura dan Kota Lubuklinggau, kami targetkan seminggu ke depan harus sudah selesai urusan DPC. Sedangkan urusan ranting saya tunggu akhir Agustus 2020”, tegasnya.

Lebih khusus lagi Hamzah meminta untuk DPD Nasdem Musi Rawas harus segera berbasis TPS, sebab Pilkada sudah di depan mata. Apalagi calon Bupatinya kader partai Nasdem.

“Saya minta struktur organisasi nasdem Mura dan Lubuklinggau harus kuat. Lalu soal KTA, saya ingatkan target KTA Mura harus mencapai 10 ribu. Sekarang baru mencapai 1382 KTA. Alegnya ada lima orang, masak tidak ada konstituen. Sudah pernah saya sampaikan dengan keras penting sekali membuat basis yang harus dibuktikan dengan KTA. Pada hakekatnya untuk Musi Rawas seharusnya KTA mencapai 60-70 ribu bukan 10.900, ini hanyalah angka minimal saja”, ungkap Hamzah dengan tegas.

Masih dilanjutkan Hamzah, terkait politik dukungan Pilkada bahwa kader Nasdem harus tegak lurus kepada keputusan DPP Nasdem. Sebab sudah dipertimbangkan secara matang dengan proses sangat ketat oleh DPP.

“Kerja di Parpol itu sambilan tapi harus mencapai sasaran. Berpolitik harus memiliki pengaruh dalam perubahan politik. Menang Pilkada menjadi jembatan menuju pemenang Pemilu. Saya juga mewanti-wanti perlu sekali pendidikan dan pengetahuan politik, kalau tidak ada pemahaman politik maka ada yang bertanya apo dio guno politik. Jangankan politik, itu KTA ada gunanya. Bagaimana menggunakannya nanti saya berikan pada sesi khusus”, tutup Hamzah Syakban penuh dengan nilai filosofis.

Pantauan awak media Swarnanews.co.id, acara dihadiri Wakil Ketua II DPRD Musi Rawas yang juga sekretaris DPD Nasdem Mura, Hendra Adi Kusuma, SH, Bendahara DPD Nasdem Mura yang juga Ketua Fraksi Nasdem dan Ketua Komisi III DPRD Mura, Bambang Irawan, Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bapilu) Nasdem Mura yang juga Sekretaris Komisi IV DPRD Mura, Nasrun, SE, Wakil Ketua Hubungan Legislatif DPD Nasdem Mura yang juga anggota Komisi II DPRD Mura, Effendi Wandaria, Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Pendidikan Politik, Hj Sri Wahyuni, SE, Wakil Sekretaris Bidang Kebijakan Publik dan Isu Strategis, Dwi Nuryanti, S.Pd, dan para pengurus serta kader Partai Nasdem lainnya.

Teks : Rehanudin Akil
Editor : Sarono PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait