Sembelih Hewan Qurban, Pertamina Libatkan Mitra Binaan

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG |ertamina melalui Region Sumbagsel hari ini melaksanakan Qurban, 10 ekor sapi. Dimana Sapi tersebut merupakan hasil ternak Mitra Binaan di wilayah Lampung, yang sengaja didatangkan ke Palembang.

Total Hewan Qurban yang diterima oleh BDI RUMOR 32 dan Panitia Qurban Plaju/ Sungai Gerong sebanyak 54 Ekor Sapi dan 13 ekor Kambing, dari Shohibul Kurban yang terdiri dari Pekerja dan keluarga, untuk kemudian ada yang dibagikan langsung ke 32 Masjid disekitar Ring I Perusahaan dan ada yang dibawa ke Rumah Pemotongan Hewan (RPH) untuk dibagikan ke masyarakat.

Dalam kondisi pandemi ini, pelaksanaan Qurban diupayakan tetap memperhatikan protokol kesehatan, dimana Hewan Qurban dibawa ke Rumah Pemotongan Hewan Sukamaju, Palembang. Adapun penyerahan Hewan Qurban dilakukan secara simbolis oleh GM Pertamina MOR II, Asep Wicaksono Hadi, kepada Ketua BDI MOR II, Doni Indrawan.

Region Manager Communication, Relations & CSR Sumbagsel, Rifky Rahman Yusuf, menyatakan bahwa penyembelihan Hewan Qurban menggunakan jasa Rumah Pemotongan Hewan (RPH) sebagai pemenuhan protokol kesehatan, dan untuk mengurangi interaksi dan berkumpulnya banyak orang. Selain itu juga dilakukan penyembelihan secara mandiri di lingkungan Masjid Jauharul Iman, Masjid Darul Ridwan
dan Masjid Darurrahmah, Refinery Unit III, dimana seluruh petugas penyembelih hewan Qurban dan panitia harus menjalani rapid test terlebih dahulu sebelum pelaksanaan.

“Kami berupaya agar daging kurban yang dibagikan kepada masyarakat Ring I Region Sumbagsel disembelih sesuai protokol kesehatan, dengan memperhatikan higinitas lokasi pemotongan, petugas serta pengemasannnya”, jelas Rikfy.

Dia menambahkan, untuk Qurban tahun ini Pertamina Sumbagsel juga melibatkan peternak sapi Mitra Binaan, sebagai penyedia hewan Qurban, agar kegiatan ini juga mendukung kemajuan Mitra Binaan Pertamina.

Sehari sebelumnya, telah dilaksanakan Sholat Idul Adha 1441 Hijriyah bersama warga setempat, di lingkungan PT Pertamina (Persero) RUMOR 32 Sumbagselm Sholat Idul Adha dilakukan dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan Covid-19 yang telah diatur pemerintah.

Badan Dakwah Islam (BDI) Pertamina RU III dan MOR II sebagai penyelenggara, telah mengatur mekanisme Sholat Idul Adha, khususnya pada masjid-masjid di sekitar wilayah Ring I Pertamina. Diantaranya Masjid Jauharul Iman, Masjid Darul Ridwan, Masjid Darurrahmah Sungai Gerong, dan Masjid Jamik KB S.Gerong.

Doni Indrawan selaku Ketua Badan Dakwah Islam (BDI) Pertamina Marketing Operation Region (MOR) II, menegaskan bahwa pihaknya bersama Tim Management berupaya meminimalisir resiko penyebaran virus Covid-19 pada masyarakat saat beribadah. Jemaah wajib mengenakan masker, sedang dalam kondisi tidak sakit, serta tetap menjaga jarak antar shaf.

“Untuk tahun ini, 1441 Hijriyah, kami bersama General Manager Pertamina MOR II, Asep Wicaksono Hadi, melakukan sholat Idul Adha di Halaman Masjid Komplek Bagus Kuning. Tentunya, dengan tetap menjaga jarak fisik dalam sholat, membuat jarak aman kurang lebih satu meter antara satu jamaah dengan lainnya, serta menerapkan protokol kesehatan lainnya, mengikuti aturan Covid-19″, kata Doni.

Sholat dipimpin Imam sekaligus Khotib Shalat Idul Adha, Ustadz RM. Hasyim Zamzam, yang menyampaikan pesan Idul Adha tahun ini sebagai uji keimanan dan kesabaran ditengah pandemi Covid-19, serta ujian dikarenakan diundurnya/ tertundanya keberangkatan Jemaah Haji Indonesia 1441 H.

Ceramah ditutup dengan mengambil hikmah dari pelaksanaan pemotongan hewan kurban, sebagai simbol untuk rela berkorban, membangun solidaritas kesetiakawanan terhadap sesama terutama ditengah suasana Covid-19 ini.

Sementara itu, di Lapangan Aneka Komplek Pertamina Plaju yang juga menjadi salah satu tempat pelaksanaan Sholat Idul Adha. Sholat dihadiri jajaran Tim Management Pertamina RU 3, Pekerja, dan masyarakat sekitar komplek maupun umum. (*)

Teks: ilham
Editor: maya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait