Wall Street Dibuka Variatif di Tengah Kelabilan Ekonomi

SWARNANEWS.CO.ID-New York, 22/8 /2020- Saham-saham di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat, sebagian besar lebih rendah pada pembukaan perdagangan hari Jumat pagi waktu setempat, karena sentimen pasar tertekan oleh kekhawatiran yang berkepanjangan atas ekonomi.

Tak lama setelah bel pembukaan, Indeks Dow Jones Industrial Average berkurang 33,39 poin atau 0,12 persen menjadi 27.706,34.

Indeks S&P 500 menurun 1,29 poin atau 0,04 persen menjadi 3.384,22 dan Indeks Komposit Nasdaq meningkat 3,62 poin atau 0,03 persen menjadi 11.268,58.

Dari 11 sektor utama Indeks S&P 500, sektor material tergelincir 0,8 persen pada perdagangan pagi, memimpin pelemahan. Sedangkan sektor teknologi naik 0,2 persen, menjadi kelompok dengan kinerja terbaik.

Wall Street terus mengkhawatirkan ketidakpastian ekonomi Amerika Serikat di tengah pandemi virus corona.

Data terbaru menunjukkan jumlah orang Amerika Serikat yang mengajukan tunjangan pengangguran melonjak kembali di atas satu juta minggu lalu, mencerminkan tingkat pengangguran yang masih tinggi di negara itu.

Departemen Tenaga Kerja melaporkan pada hari Kamis, klaim pengangguran awal AS, yang secara kasar mengukur pemutusan hubungan kerja (PHK), meningkat 135.000 menjadi 1,106 juta dalam pekan yang berakhir 15 Agustus. Ekonom yang disurvei oleh MarketWatch memperkirakan 910.000 klaim baru selama seminggu.

Selain itu, risalah dari pertemuan Juli bank sentral AS, Federal Reserve (Fed), yang dirilis pada hari Rabu, menyoroti risiko tentang prospek ekonomi yang menyatakan “krisis kesehatan masyarakat yang sedang berlangsung akan sangat membebani aktivitas ekonomi, pekerjaan, dan inflasi dalam waktu dekat dan menimbulkan risiko yang cukup besar bagi prospek ekonomi dalam jangka menengah.”

Teks/Editor : Antara/Asih

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait