Pemkab Muara Enim Usulkan 16 Desa Mendapatkan Program Pertashop

SWARNANEWS.CO.ID.MUARA ENIM I Kerjasama Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) dan PT Pertamina ditindaklanjuti dengan program Pertashop. Terkait hal ini, Kabupaten Muara Enim mengusulkan 16 Desa dapat program Pertashop, hal ini dipaparkan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Muara Enim Drs.Emran Thabrani,  dihadapan perwakilan Pertamina.

Menurut Emran, keinginan Pemerintah Kabupaten Muara Enim melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), inginnya setiap 1 Desa memiliki 1 Pertashop dengan BBM jenis pertalite, pertamax, dan solar dari 245 Desa di 22 Kecamatan.

“Untuk 21 Desa di 15 Kecamatan yang diusulkan tersebut yaitu Semende Darat Ulu (Pajar Bulan), Semende Darat Tengah (Sri Tanjung), Semende Darat Laut (Pulau Panggung), Panang Enim (Muara Meo), Ujan Mas (Pinang Belarik), Benakat (Padang Bindu), Gunung Megang (Kayu Ara Sakti, Gunung Megang Dalam, Perjito), Empat Petulai Dangku (Kuripan), Kelekar (Menanti), Lubai (Beringin, Karang Agung), Lubai Ulu (Prabu Menang), Sungai Rotan (Modong, Petar Dalam, Sukadana), Rambang (Pagar Agung, Sugih Waras), Belida Darat (Babat) dan Muara Belida (Patra Tani),” beber Emran.

Dikatakannya, kegiatan ini melalui Musyawarah Desa sehingga suara bulat disertakan APBDes untuk bisa merealisasikan Pertashop yang perlu diperhatikan Kepala Desa sebelum kerjasama dengan Pertamina.

Asisten II Pemkab Muara Enim Amrullah Jamaludin,SE meminta Pertamina untuk menjelaskan detail apa saja yang menjadi persyaratan kerjasama Pertashop ini, seperti perizinan, modal, bangunan, IMB dan persyaratan teknis. 

Disampaikan nya juga, kesiapan lahan yang diperlukan di setiap wilayah sangat sulit disamaratakan. Sebagai contoh di tiga Kecamatan Semende (Darat, Laut, Tengah) lahan dengan kontor pergunungan dan ada istilah tunggu tubang, jadi kalo tidak bisa dilokasi yang dipilih mungkin bisa dialihkan.
Kemudian, izin – izin lainnya yang bisa menjadi kontribusi Pemkab Muara Enim bisa menjadi tanggung jawab Pemkab Muara Enim dengan harapan program Pertashop bisa berjalan.

“Harapannya, adanya Pertashop ini nantinya tidak ada lagi terdengar terjadi kelangkaan BBM,”tegas Amrullah.

Sementara itu, Sales Area Manager PT Pertamina Sumbagsel Babel Jambi, Sadli Ario didampingi Sales Branch Manager Pertamina Retail Sumsel M.Revi Renaldhi mengatakan bahwa Pertashop berasal dari MoU Kemendagri dan Pertamina pada Desember 2019 di Bali dengan melibatkan 10 ribu Kepala Desa.

“Di Muara Enim 4 titik dimana Pertashop standar sesuai Pertamina dan menjual pertamax, dan Pertashop tidak boleh dimiliki oleh perorangan melainkan harus berbadan usaha CV, PT dan Koperasi,” terang Sadli.

Teks: Jumra
Editor : Sarono PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait