Bertemu Bos Baru KAI, BPH Migas Perkuat Sinergi

SWARNANEWS.CO.ID, JAKARTA | BPH Migas berkoordinasi dengan PT KAI (Persero) terkait dengan penyaluran Jenis BBM Tertentu (JBT). Kepala BPH Migas M Fanshurullah Asa memimpin rapat koordinasi tersebut. Yang dihadiri oleh Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo, beserta jajarannya.

Diketahui, kuota JBT untuk PT KAI dibagi per triwulan, yaitu 51.250 KL di Triwulan I, 61.000 KL di Triwulan II, dan 61.000 KL di Triwulan III. Berdasarkan Perpres 191 Tahun 2014, BPH Migas diamanatkan untuk menetapkan alokasi volume JBT untuk masing-masing konsumen pengguna.

Fanshurullah menuturkan rapat itu tak hanya berisi soal koordinasi terkait kuota JBT, namun juga melibatkan tentang apa saja yang dapat disinergikan antara BPH Migas dengan BUMN tersebut.

Kita di sini tidak hanya berbicara terkait dengan apa yg menyangkut kuota JBT saja atau bussiness as usual, namun kami berharap bahwa dengan membangun komunikasi yang lebih baik dimulai dari sekarang akan menimbulkan sinergi yang jauh lebih baik di masa yang akan datang” kata Ifan, panggilan Fanshurullah, dalam rilisnya pada Rabu (8/7/2020).

Bos PT KAI Didiek Hartantyo pun menyatakan apresiasinya kepada BPH Migas. Dia menuturkan pihaknya berharap agar komunikasi dan koordinasi dengan BPH Migas bisa dilakukan lebih erat.

“Kami ingin membangun silaturahmi yang lebih erat. Dengan silaturahmi yang ‘saling’: saling mengetahui, saling memahami dan saling mengenal agar ke depan kita dapat sinergikan ide-ide dan gagasan antara BPH Migas dan PT KAI,” kata Didiek.

Sebelumnya, BPH Migas memastikan bahwa ketersediaan dan distribusi BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi, tetap ada walaupun berada dalam masa pandemi corona.

“Kami telah menginstruksikan kepada Dirut Pertamina dan AKR selaku Badan Usaha penugasan BBM subsidi dan BBM khusus penugasan agar tetap menjaga ketersediaan BBM dan distribusinya walaupun dalam kondisi darurat Covid-19, jangan sampai terjadi pengurangan,” kata Ifan saat itu. (*)

Teks: rilis
Editor: maya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait