Ekspor Komoditi Perkebunan Sumsel Baru 3 Persen

Dinas Perkebunan SumselĀ  Dorong Ekspor Komoditi Unggulan

 

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan Sosialisasi Hasil Sidang Internasional dan Capacity Building Pelaaku Ekspor Komoditi Perkebunan pada tanggal 3- 4 September 2020 di hotel The Zuri Palembang.

Ada dua tujuan utama dari kegiatan ini yaitu meningkatkan kemampuan pelaku usaha komoditi perkebunan unggulan yang berorientasi ekspor dalam menghadapi persaingan di pasar internasional dan meningkatkan kemampuan petugas dinas yang membidangi perkebunan di provinsi dan kabupaten kota dalam melakukan diseminasi informasi kepada para pelaku usaha tentang rekomendasi hasil sidang internasional.

Pada pertemuan ini dihadiri langsung oleh Direktur Pengolahan dan Pemasaran Kementerian Pertanian dan diikuti oleh Dinas Perkebunan dari lingkup Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan dan pelaku-pelaku usaha komoditi perkebunan serta beberapa asosiasi yaitu GAPKI, Dewan Kopi Sumatera Selatan.

Topik yang dibahas pada pertemuan ini selama dua hari adalah tentang potensi ekspor komoditi unggulan perkebunan Sumatera Selatan yang disampaikan oleh Ir. Fakhrurrozi Rais Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan; Sosialisasi hasil-hasil sidang internasional komoditi perkebunan oleh Ir. Dedi Joenaidi Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan; Kinerja Eksport Produk Perkebunan, peluang dan tantangan oleh Dr. Normansyah Kasubdit Pemasaran Hasil Direktorat PPHBun; Peran Akademisi dalam peningkatan kualitas produk dan strategi menembus pasar ekspor komoditi perkebunan oleh Prof. Dr. Ir. Andy Mulyana, MSc Dekan Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya; dan Peran Karantina dalam akselerasi ekspor komoditi perkebunan oleh Siswanto mewakili Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Palembang.

Terkait dengan kinerja ekspor komoditi perkebunan nasional Selatan pada periodi Januari Juni 2020 terdapat lebih dari 16 komoditi dengan total volume 17.627.138,47 ton dan total nilai (ribu US$) sebesar 17.260.974,61. Dari sisi volume terjadi penurunan 9% tetapi terjadi peningkatan nilai 7% dibandingkan pada periode sama tahun 2019. Dan khusus ekspor komoditi perkebunan dari Sumatera Selatan melalui pelabuhan Boom Baru, komoditi yang diekspor ada 8 komoditi yang didominasi oleh komodi utama yaitu karet, kelapa sawit, kelapa dan kopi dengan total 442.796 ton dengan total nilai US$ 432.059.827.

Dari kinerja ekspor tersebut ternyata kontribusi eskport komoditi perkebunan Sumatera Selatan terhadap ekspor nasional baru mencapai 3%. Dan karena itu perlu ditingkatkan sebagaimana diharapkan oleh Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan. Dan untuk itulah pertemuan ini menjadi bagian penting dilakukan dan tentu juga diharapkan dukungan dari semua pemangku kepentingan.

Pada pertemuan ini juga dilakukan penandatanganan MoU antara pelaku usaha dengan Gapoktan Perkebunan yaitu pelaku usaha Gula Arenku dan Sereh Wangi dengan CV. Rerira Global Konsultan dan pelaku usaha kelapa. Penandatangan MoU ini disaksikan langsung oleh Ir. Fakhrurrozi Rais Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan.

Teks: Rel
Editor: Sarono PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait