Anggota Komisi IV DPRD Banyuasin, Pertanyakan Bantuan untuk Warga Lumpuh Layu

SWARNANEWS.CO.ID, BANYUASIN | Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banyuasin, menggelar rapat bersama Kepala Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan. Guna membahas terkait pemberitaan media masalah anak yang menderita lumpuh layu dan belum mendapatkan perhatian dari pemerintah.

Rapat yang bertempat di ruang rapat Komisi IV tersebut, tampak M. Nasir, anggota DPRD Fraksi Golkar menyampaikan masalah warga Kelurahan Tanah Mas yang terkena Lumpuh Layu dan belum mendapat perhatian dari pemerintah, ia meminta untuk segera mendapatkan bantuan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Hari ini kita sudah panggil Kepala Dinas Sosial dan Kepala Dinas Kesehatan untuk menindak lanjuti terhadap anak yang menderita lumpuh layu tersebut. Mudah – mudahan dalam Minggu ini, bila perlu besok kita minta mereka turun ke sana untuk memberikan bantuan sesuai ketentuan,” kata M. Nasir kepada wartawan usai menggelar rapat.

Nasir juga mengatakan, apabila di Kabupaten Banyuasin memiliki dana Belanja Tidak Terduga (BTT), mereka akan mengalokasikan sebagian dana tersebut untuk membantu anak yang menderita lumpuh layu yang ada di Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin.

Untuk diketahui, penderita Lumpuh layu ini juga sangat memerlukan bantuan kursi roda. Karena profesi orang tuanya sebagai pedagang keliling. Dan setiap hari ibunya harus menggendong sambil berkeliling menawarkan jualannya ke masyarakat setempat.

Nasir pun tak lupa membahas keinginan atau harapan orang tua si penderita Lumpuh Layu, untuk bisa memiliki kursi roda multifungsi. Agar bisa meringankan beban ibunya saat berjualan keliling. Dan hal itu sudah disampaikannya pada saat rapat bersama Kepala Dinas Sosial dan dan Kepala Dinas Kesehatan sebagai mitranya.
“Mengenai kursi roda, kami sudah mengkoordinasikan saat rapat bersama Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan. Kami minta Dinas Sosial untuk mengalokasikan bantuan kursi roda ke sana,” ucap dia serius.

Nasir juga menegaskan, jika mereka masih mangkir, pihaknya akan kembali memanggil dinas tersebut. “Dan kalau kurang anggaran, kita kan ada anggaran tambahan atau di APBD – P akan ditambahkan.”

“Yang tadinya dianggarkan 15-20 unit kursi roda, akan menjadi 30-50 unit kursi roda untuk keperluan masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Banyuasin ini karena itu adalah harapan dari masyarakat,” tandas dia. (*)

Teks: nasir
Editor : Maya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait