Perjalanan Alumni SMAN 17 Lulus Akpol.

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG |Membangun budaya prestasi siswa dapat dilakukan dengan pola pembinaan, pendampingan, dan regenerasi serius. Bukan dalam waktu yang singkat atau instan, perlu tahapan harus dilalui, pembiasaan juga latihan terencana secara terus menerus dengan di siplin. Hal tersebut adalah kunci keberhasilan siapa pun dan di bidang apa pun.

Inilah yang diterapkan di SMA Plus Negeri 17, sehingga mengantarkan siswanya selalu berprestasi dan diterima di PTN maupun sekolah kedinasan diantaranya AKPOL. Prestasi tersebut sangat membanggakan dan mengharumkan nama baik sekolah.

Hal ini juga diungkapkan oleh kepala SMA Plus Negeri 17, Dr. Parmin, S.Pd.,M.M. “SMA Plus Negeri 17 Palembang tahun ini berhasil meluluskan sebanyak 3 (tiga) orang alumninya pada Seleksi Masuk Akademi Kepolisian (AKPOL) tahun 2020, ternyata sudah memiliki budaya berprestasi yang sangat baik karena setiap tahun lulusan SMA Plus Negeri 17 selalu diterima di AKPOL. Ini juga tentu tidak lepas dari peran dari Bapak/Ibu guru dan peran kakak kelasnya yang lebih dulu diterima di AKPOL.” kata Parmin

Tercatat, pada 2010 – 2011 siswa lulusan SMA Plus Negeri 17 Palembang lulus 5 orang. Selama 4 tahun berturut-turut mulai tahun 2017 telah berhasil mengantarkan sebanyak 3(tiga) orang alumni untuk mengikuti Akpol, yaitu M. Fadel Indramuda Bangsawan, Abdul Roni Satya Pratama dan Yudha Gunawan.

Bahkan yang sangat membanggakan M Fadel Indramuda Bangsawan, ia menduduki peringkat ke-2 pada nilai tes akademik tingkat nasional. Hasil tersebut menunjukkan bahwa SMA Plus Negeri 17 mampu bersaing dengan sekolah terbaik se- Indonesia.

Pada tahun 2018 lulusan SMA Plus Negeri 17, diterima yakni M. Farhan Ashyraf dan Daffa Raihantara, sedangkan pada tahun 2019 yang diterima di AKPOL, Renita Vira Maulidina dan Randi Dwi Prasetya Gunawan. Pada tahun 2020 SMA Plus negeri 17 lagi-lagi meluluskan siswa terbaiknya 3 orang seperti Daffa Sava Pradana, Rahmat Giri Raharja, dan Dandi Fernando.

Keberhasilan siswa tersebut tidak lepas dari program pembinaan di SMA Plus Negeri 17 yang mempunyai visi, yakni Unggul dalam prestasi, berkarakter bangsa, berjiwa kewirausahaan, berwawasan lingkungan,dan prima dalam layanan.

Selain itu siswa di SMA Plus negeri 17 berusaha ditanamkan berbagai nilai yakni: nilai kebersamaan, di mana seluruh warga SMA Plus Negeri 17 Palembang mementingkan kebersamaan di atas segalanya .

“Siswa juga ditanamkan nilai empati yakni seluruh warga SMA Plus Negeri 17 Palembang saling memahami dan merasakan segala permasalahan yang dihadapi oleh individu warga SMA Plus Negeri 17 Palembang atau orang lain,” ujarnya.

Disekolah ini ditanamkan nilai yakni nilai Assist, yaitu kesediaan memberikan bantuan secara iklas terhadap seluruh warga SMA Plus Negeri 17 Palembang baik yang ada didalam maupun di luar lingkungan SMA Plus Negeri 17 Palembang.

Kemudian ditanamkan nilai Maturity, yakni nilai Kedewasaan dalam mengatasi segala permasalahan internal maupun external SMA Plus Negeri 17 Palembang secara musyawarah mufakat.

Di sekolah juga diajarkan nilai Willingness : seluruh warga SMA Plus Negeri 17 Palembang bersedia berkerjasama berdasarkan persahabatan pendekatan yang Cooprative baik internal maupun external (Stakeholder) dan diajarkan juga nilai organisational .

“Organisational yang dimaksud seluruh warga SMA Plus Negeri 17 Palembang secara organisasi berinteraksi satu sama lain dalam memecahkan segala macam permasalahan organisasi baik intern maupun extern,” ulasnya.

Untuk kesantunan di SMA Plus Negeri 17 diajarkan nilaiRespectation : seluruh warga SMA Plus Negeri 17 Palembang saling hormat menghormati serta menghargai terhadap saran karya cipta rasa dan karsa sesama warga SMA Plus Negeri 17 Palembang baik intern maupun ekstern.

Kemudian diajarkan nilai Kindnesses : seluruh warga SMA Plus Negeri 17 Palembang selalu berusaha berprilaku santun, rendah hati serta selalu memberikan kesejukan baik antar warga SMA Plus Negeri 17 Palembang dengan pelanggan. Siswa diajarkan menanamkan nilai
Integritas : seluruh warga SMA Plus Negeri 17 Palembang menanamkan rasa hormat kepada sesama warga sekolah baik intern maupun ekstern (Stakeholder).

DI sekolah juga ditanamkan nilai Inovative : seluruh warga SMA Plus Negeri 17 Palembang secara individual maupun kelompok mempunyai tradisi inovasi yang mau dan dapat mengadakan pembaharuan sesuai dengan tuntutan IPTEK. Dan nilai berikutnya adalah nilai

Keunggulan : seluruh warga SMA Plus Negeri 17 Palembang mempunyai keyakinan untuk selalu melakukan dan menghasilkan yang terbaik. Sistem pembinaan dilakukan di SMA Plus Negeri 17, selain menanamkan nilai-nilai tersebut di SMA Plus Negeri 17 juga melaksanakan program kurikulum yakni : KBM reguler seperti pelaksanaan di sekolah lain, ada juga KBM Plus, yakni kegiatan dilaksanakan siang hari dari pukul 13.30 s.d. 16.20 setiap Senin, Selasa, Rabu, dan Jumat. Materi kurikulumnya adopsi dan adaptasi Cambridge(beberapa mata pelajaran). Khusus untuk kelas XII lebih ditekankan pembahasan persiapan UN dan masuk perguruan tinggi.

Selain itu, di SMA Plus Negeri 17 ada pembinaan tim Olimpiade, mempersiapkan siswa untuk ajang kompetisi olimpiade sains. Untuk mengatasi siswa yang mengalami hambatan belajar, sekolah menyiapkan klinik pendidikan.

Klinik pendidikan adalah kegiatan bantuan pendidikan, diperuntukkan bagi siswa kelas X, XI, XII yang mengalami hambatan belajar (khususnya siswa berada pada rangking bawah). Kegiatan klinik pendidikan dilakukan secara terjadwal (Kamis dan Sabtu) atau pun juga tanpa terjadwal pada saat-saat guru memiliki waktu senggang, siswa dapat berkonsultasi dan minta bimbingan kepada guru yang bersangkutan.

Klinik pendidikan lebih ditekankan pada mata pelajaran yang diujian nasional (matematika, fisika, kimia, biologi, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris). Ada juga program KBM Mandiri adalah kegiatan belajar yang dikhususkan bagi kelas X tinggal di asrama, Waktu pelaksanaannya adalah hari Minggu s.d Kamis dari pukul 19.30 WIB s.d 21.00 WIB.

Adapun materi yang dipelajari adalah berupa penyelesaian tugas-tugas KBM Reguler dengan pola belajar siswa menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan guru dan persiapan materi pelajaran hari berikutnya. Tempat yang digunakan adalah ruang kelas dengan pengawasan dari pembina asrama.

Selain program lainnya, kegiatan belajar mengajar bimbingan khusus kegiatan belajar diperuntukan bagi siswa yang mengalami hambatan belajar, murid direkomendasikan oleh guru mata pelajaran berdasarkan prestasi dicapai pada ulangan harian maupun ulangan tengah semester belum mencapai kriteria ketuntasan minimum. Waktu pelaksanaannya adalah hari Senin, Selasa, Rabu dari pukul 19.30 s.d. 21.00.

Pada pembelajaran bimbingan khusus harus menggunakan pola belajar bimbingan individual berdasakan kesulitan yang dihadapi untuk memahami materi topik tertentu. Guru mengajar adalah guru berada di kelas atau guru lain disesuaikan dengan kebutuhan.

Untuk mengembangkan bakat dan kreatifitas siswa ,SMA Plus Negeri 17 menyediakan ekstrakurikules Shokura , bahasa Jepang, ada ekstrakurikuler PMR yakni: PERWIRA ,PRAMUKA, PARISANDA( Pengibar Bendera),PASMALA, (PKS), Ada ekskul KIRANA(kelompok ilmiah Remaja), CHARLIE CHEERS, ekskul drama yakni KODRAT, AKUISTIK,ROHIS,KGB,dan jurnalistik.

Selain program kesiswaan ada program yang agak berbeda dengan sekolah lain di SMA Plus Negeri 17, yakni program Bugemm.

Budaya gemar membaca dan menulis (Bugemm) adalah kegiatan yang diikuti oleh siswa kelas X, XI, dan XII. Program Bugemm memberikan ruang kepada siswa untuk belajar menuangkan gagasan, ide dan pemikiran dalam bidang keilmuan dalam bentuk tulisan.

Bugemm berupa pembuatan karya tulis baik melalui hasil penelitian, maupun hasil kajian pustaka yang dibimbing oleh seorang guru pembimbing. Setelah melaui beberapa kali pembimbingan selanjutnya diadakan penilaian melalui paparan karya tulis di depan siswa yang lain. Kegiatan Bugemm dilaksanakan sebanyak 2 kali dalam satu tahun, kegiatannya diawali dengan sosialisasi kepada siswa, orang tua, dan guru. Untuk mendukung perkembangan akademik ,sosial , dan kepribadian siswa, SMA Plus Negeri 17 melibatkan Guru BK untuk melakukan pendampingan terhadap siswa.

Selain itu sekolah juga melibatkan alumni untuk memberikan motivasi dan sharing. Karena siswa bisa juga meneladani kiprah para aumni yang sudah lulus dan sukses di bidangnya masing-masing karena para alumni bisa menjadi inspirasi bagi adik-adik kelasnya.” Potensi alumni sangat besar untuk memberikan kontribusi di sekolah untuk adik-adik kelasnya karena berbagi pengalaman dan kiat menempuh sukses bisa ditularkan langsung kepada adik kelasnya. Itulah berbagai program pembinaan yang dilaksanakan di SMA Plus Negeri 17 Palembang,”tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait