Masyarakat Tetap Bandel, Ini Sanksi dari Polres Lahat

SWARNANEWS.CO.ID, LAHAT | Tidak Main-main apa yang disampaikan oleh Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono,S.Ik, bagi Masyarakat Kabupaten Lahat yang masih membandel atau tidak mengindahkan himbauan protokol kesehatan akan didenda Rp. 500 ribu.

Hal ini di sampaikannya saat memimpin ops yustisi hari ketiga tentang Pergub no. 37 Thn 2020 dan Perbub no. 25 tahun 2020 prihal tentang penerapan dan penegakan hukum protokol kesehatan ditengah-tengah masyarakat.

”Jika masih ada yang melanggar setelah adanya ops Yustisi ini maka akan ada sangsi berikutnya berupa denda Rp 500.000 ( lima rutus ribu rupiah), ujarnya.

Sebelumnya dalam apel pagi hari ketiga dalam hal Pergub no. 37 Thn 2020 dan Perbub no.25 tahun 2020 prihal penerapan dan penegakan hukum protokol kesehatan, Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono,SIK melalui Kabag Ops Kompol Sunarso,SH mengatakan bahwa maksud dan tujuan dari Pergub no. 37 Thn 2020 dan Perbub no 25 tahun 2020 yaitu sebagai dasar, pedoman dan rujukan dalam penegakan disiplin dan pengenaan saksi terhadap pelanggaran protokol kesehatan dalam rangka percepatan penanganan dan pemulihan dari pandemi covid 19.

Pada dasarnya Pergub No. 37 Thn 2020 dan Perbub 25 Thn 2020 pelaksanaanya adalah oleh Satuan Polisi Pamong praja di masing-masing wilayah kabupaten dan kota, akan namun belum maksimal di laksanakan.

“Untuk itu polri mempunyai inisiatif dengan membentuk ops Yustisi untuk melaksanakan kegiatan penegakan hukum pendisiplinan covid 19,” terangnya.

Pada awak media kapolres Lahat mengatakan, jika masih ada yang tidak pakai Masker pihaknya akan memberikan sangsi hukuman dengan memungut sampah dan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Pengucapkan Pancasila.

“Tidak itu saja sangsi menyapu atau bersih-bersih disekitar lokasi operasi Yustisi akan kita diberikan bagi masyarakat yang melanggar peraturan bupati no 25 tahun 2020;terkait penegakan hukum pendisiplinan covid 19,” pungkasnya.

Teks: Jumra
Editor : Sarono PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait