Polda Sumsel Beri Perhatian Khusus 3 Daerah Pilkada Potensi Konflik

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM, di dampingi Dir Intelkam dan Kabid Humas Polda Sumsel melakukan silahturrahmi ke kantor Bawaslu Provinsi Sumsel, Selasa (22/09/2020).

Ketua Bawaslu Provinsi Sumsel IIn Irwanto,ST MM beserta staf menerima kunjungan Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Eko Indra Heri S MM. Dalam kesempatan ini banyak hal yang disampaikan Kapolda Sumsel, termasuk menanggapi tentang fungsi Bawaslu dalam melaksanakan tugasnya dan kenetralannya dalam Pilkada yang akan dilaksanakan di tujuh kabupaten wilayah Sumsel dan Protokol kesehatan covid 19. Serta beberapa hal yang berpotensi terjadi konflik.

“Untuk itu peran kita semua termasuk Bawaslu selaku Badan Pengawas Pemilu yang sudah pasti banyak menerima laporan. Mulai dari kampanye, kandidat calon sampai hasil Pilkada. Di sinilah peran kita semua, serta dapat memberikan kesadaran cerdas berdemokrasi dengan gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat. Permasalahan sekecil apapun harus segera ditindaklanjuti, sehingga tak menimbulkan konflik berkepanjangan,” pungkas Kapolda Sumsel.

Secara terpisah saat dihubungi Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi MM mengatakan, bahwa diantara daerah saat pilkada yang kita antisipasi ada konflik, di antaranya Kabupaten Ogan Komering Ulu(OKU), Oku Selatan, Musi Rawas Utara. “Oku dan Oku S terdapat calon tunggal. Sementara Musi Rawas Utara terjadi beberapa kali konflik pada setiap pesta demokrasi digelar. Untuk itu peran kita semua, pemerintah, penyelenggara Pilkada, tokoh masyarakat, tokoh Agama, masyarakat dan tak kalah pentingnya peran candidat calon /peserta Pilkada itu sendiri. Semuanya tidak ingin konflik pilkada seperti yang sudah sudah, kembali terulang. Deteksi dini adalah salah satu upaya konkrit mencegahnya,” ujarnya.

Ketiga daerah tersebut menjadi perhatian khusus, namun tanpa menampikkan empat daerah Pilkada lainnya. Setiap Polres harus mengoptimalkan pengamanan serta menambah personil, sehingga bisa menekan jika ada konflik dan gesekan antara masyarakat. “Anggota Polda Sumsel akan diperbantukan di daerah daerah itu,” ujarnya, Selasa (22/09/2020). (*)

Teks: rilis
Editor: maya
,

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait