Jaga Populasi Ikan Tawar, Tebar 7000 Ikan Tembakang

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Sebanyak 7000 bibit ikan tembakang disebar di Sungai Musi oleh Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda bersama beberapa nelayan di kota Palembang, Senin (28/9/2020).

Kegiatan ini dilakukan setiap bulannya, guna mengantisipasi kurangnya popularitas ikan khas Palembang tersebut sehingga tidak punah.

Dikatakan Fitri, penyebaran ikan ini diharapkan akan bervariasinya ikan di Sungai Musi. Karena mengingat jumlah ikan di kawasan Sungai Musi sudah semakin hari semakin berkurang.

“Iya di Sungai Musi ini berbagai macam ikan khas kota Palembang harus ada dan jangan sampai musnah sehingga generasi kita bisa mencicipi kelezatan ikan kita,” kata Fitri usai tebar bibit ikan, Senin (28/9).

Ditengah penebaran bibit ikan, wakil walikota Palembang ini menyempatkan diri untuk berdialog dengan para nelayan. Apa yang menjadi harapan mereka, serta permasalahan apa yang mereka rasakan di tengah pandemi Covid-19 saat ini?
Sehingga Pemerintah Kota Palembang bisa memberikan bantuan kepada masyarakat, khususnya kepada nelayan.

“Karena pada situasi Covid-19 ini, mereka cukup merasakan dampak yang sangat besar terkait perekonomian. Karena pandemi Covid-19 belum berakhir di kota Palembang. Sehingga nanti, kita bisa membantu mereka,” ujarnya.

Ikan tembakang tersebut merupakan ikan lokal. Fitri berharap mudah-mudahan ke depan akan ada ikan gabus, ikan belido, dan ikan lainnya. Sehingga tidak ada kekhawatiran lagi ikan-ikan khas Palembang musnah.

Ia juga menghimbau kepada nelayan agar tidak lagi melakukan legal fisik. Maksudnya, tidak melakukan penangkapan ikan dengan cara disetrum atau juga putas. Tak hanya itu saja, bagi oknum yang melakukan pemutasan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Satgas dan Polisi Air.

“Akibatnya ikan yang masih kecil, yang belum layak dikonsumsi ikut mati. Saya berharap agar masyarakat juga lebih mencintai Sungai Musi, jangan dijadikan seperti tempat sampah,” tegas Fitri.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait