Desa Durian Daun Banyuasin Sosialisasi PHBS

SWARNANEWS.CO.ID, BANYUASIN | Guna mewujudkan generasi bersih, sehat dan cerdas, Pemerintah Desa Durian Daun, Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin, menggelar sosialisasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), berlangsung di Kantor desa setempat, Senin (28/09/2020).

Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri Pj. Kades Durian Daun Suhendra,S.Sos, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua TP PKK Suak Tapeh Siti Aisya, S.Pd, Kepala UPT Puskesmas Suak Tapeh dr. Liceniati selaku narasumber, Kasi Kesos Suak Tapeh Eni Yuseta, S.Km, dan seluruh pengurus TP PKK Desa Durian Daun.

Pj Kepala Desa Durian Daun, Suhendra S.Sos, saat membuka acara tersebut menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya masyarakat Desa Durian Daun untuk senantiasa menerapkan PHBS melalui Gerakan Masyarakat Sehat (GERMAS). Hal tersebut dianggap turut memutus rantai Covid-19.

“Dengan menggandeng Puskesmas Kecamatan Suak Tapeh, kita harapkan bisa mengedukasi masyarakat melalui Posyandu, Pustu untuk terus mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa pentingnya perilaku hidup sehat,” ujar Hendra panggilan akrabnya saat menyampaikan sambutan.

Ia berharap dengan adanya sosialisasi ini bukan hanya seremonial belaka, tetapi wajib diterapkan di lingkungan rumah. “Demi terwujudnya masyarakat Desa Durian Daun yang bersih, sehat dan cerdas,” harap Hendra.

Sejalan dengan program Banyuasin Sehat, Ketua TP PKK Kecamatan Suak Tapeh, Siti Aisya S.Pd, pada kesempatan yang sama menyebutkan bahwa penerapan pola PHBS di Desa Durian Daun patut diacungkan jempol. Menurutnya, Desa Durian Daun dinilai berhasil melaksanakan PHBS dengan baik.

“Saya menilai pola PHBS telah dilaksanakan oleh warga Desa Durian Daun dengan sangat sempurna. Bahkan hampir 80 persen telah menerapkan PHBS. Terbukti dengan tidak ada lagi MCK jongkok dan tidak sesuai standar kesehatan,” ungkap istri dari Camat Suak Tapeh ini.

Namun menurutnya, penerapan pola PHBS tidak hanya sebatas jamban saja, melainkan juga perlu penerapan kesehatan lain. “Yang perlu kita perhatikan agar sehat, itu dimulai dari rumah. Dengan tidak merokok di rumah. Kebersihan rumah juga perlu diperhatikan dan yang paling penting jangan lupa cuci tangan,” pungkas dia.

Sementara Kepala UPT Puskesmas Suak Tapeh dr. Liceniati, selaku narasumber dalam penyampaiannya mengatakan, bahwa membentuk kesadaran peduli ramah lingkungan menuju warga masyarakat sehat dan bersih. Hal itu telah menjadi tugas pemerintah pusat, daerah dan pemerintahan desa.

Program Kampung Ramah Lingkungan (KRL) terus digalakan oleh pemerintah, diharapkan dapat menjawab permasalahan dan solusi dimasyarakat. Tak terkecuali Pemerintah Desa Durian Daun. “Kami mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Desa Durian Daun yang telah menyelenggarakan acara ini. Semoga saja program ini dapat terealisasi sesuai yang diharapkan oleh pemdes dan masyarakat,” ungkap dia.

Dikatakannya, bahwa tujuan Sosialisasi PHBS ini untuk memberikan pengetahuan guna menciptakan suatu kondisi bagi perorangan, keluarga, kelompok dan masyarakat dengan membuka jalur komunikasi.

Selain itu terang dia, memberikan informasi dan edukasi tentang sikap juga prilaku sehingga membantu masyarakat mengenali dan mengatasi masalah sendiri, dalam tatanan rumah tangga, agar dapat menerapkan cara-cara hidup sehat dalam rangka menjaga, memelihara, dan meningkatkan kesehatan.

Lebih lanjut, dalam menerapkan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dimulai dari unit terkecil dalam masyarakat yaitu keluarga.

“Kami berharap, setiap keluarga mampu berprilaku hidup bersih dan sehat sehingga akan menciptakan skala besarnya yakni, masyarakat yang bersih dan sehat,” pungkas dia. (*)

Teks : Nasir
Editor : Maya

!-- Composite Start -->

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait