Proyek Sumsel-Babel Telan 15 Triliun

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Pelaksanaan proyek Jembatan penghubung antar dua provinsi di Sumatera Selatan dan Bangka Belitung secara alternatif telah di sepakati.

Sesuai hasil rapat Gubernur Sumsel dan Gubernur Babel secara alternatif akan melewati Desa Tanjung Tapak (OKI) Sumsel dan Desa Semanggin, Bangka Selatan.

Kepala Dinas PUPR-TR Pemprov Sumsel, Darma Budhy menyampaikan
anggaran pelaksanaan jembatan itu diperkirakan akan menelan biaya Rp 15 triliun dengan panjang 13.5 km.

“Guna mendukung pelaksanaan itu, Pemprov Sumsel dan Babel di tahun 2021 rencananya akan menyusun DID untuk akses mendukung jembatan itu. Diperkirakan Acuan didapat berdasarkan istimasi jembatan Suramadu, 1 km itu menelan biaya 1 triliun sebagai pembanding,” katanya, Rabu (30/9/2020).

Budhy mengatakan, tugas Pemerintah daerah yakni mulai menyusun DID, RPJMD masing-masing di Sumsel dan Babel. Sehingga angkanya bisa menjadi Proyek Strategi Nasional (PSN).

“Yang pastinya menetapkan PSN itu Presiden, jika sudah dapat bisa banyak kemudahan pembiayaan dari pemerintah pusat. Baik proses Amdal, dan kajian akan lebih mudah,” ujarnya.

Lanjutnya, pertimbangan memilih Tanjung Tapak, sesuai alternatif ada tiga yaitu penghubung Tanjung Punai (Bangka), dan Juru Taro (Sumsel).
Alternatif dua, penghubung Tanjung Pura (Bangka) dan Desa Sungai Batang (Sumsel). Dan alternatif tiga, yakni menghubungkan Bangka melalui desa Semanggin dan Tanjung Tapak (Sumsel).

“Kemarin, sudah disepakati Pemprov Babel dan Sumsel dipilih alternatif tiga yaitu penghubung desa Tanjung Tapak dan Desa Semanggin. Pertimbangan, karena lenskip hutan gambut, demografi tidak memiliki pemukiman, Darmaga Sinar Mas, dan arus gelombang tidak tinggi,” paparnya.

Kemudian , lokasi Semanggin, Bangka Selatan, rencananya akan melakukan pembangunan jalan disepanjang pesisir. Sedangkan, DID Sumsel pembangunan jalan pesisir timur. Alternatif tiga ini disepakati karena terdekat mendekati tol gerbang Kayuagung.

Dibangun jembatan ini tujuannya untuk menuju akses jalan. Ketika dihitung dari titik Tanjung Tapak dilakukan pembangunan jalan kurang lebih 63 Km.Menuju Tanjung Tapak, Simpang Sugihan, Ridding, Pampangan, Simpang Sirah Pulau Padang menuju Kayuagung di total kan 170 km.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait