Mencari Solusi, Bupati Ajak Masa Aliansi Buruh Duduk Bersama

SWARNANEWS.CO.ID, LAHAT | Ratusan Massa yang tergabung dalam Aliansi Buruh Lahat Bersatu, hari ini Kamis (8/10), gelar aksi Demo di depan gedung DPRD Kabupaten Lahat. Aksi demo ini tentunya tidak lain menolak UU Omnibus Law.

Pantauan awak media Di lokasi Ratusan peserta demo menuntut pihak DPRD Kabupaten Lahat untuk menanda tangani sekaligus mencabut dan menolak undang-undang RUU Omnibus Law Cipta Kerja,Tolak RUU HIP dan Tolak Komunisme.

Ketua DPC Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) Kabupaten Lahat Erwinsyah dalam orasinya menyampaikan bahwa, aksi mereka hari ini meminta kepada pihak DPRD Lahat untuk menanda tangani sekaligus mencabut dan menolak undang-undang RUU Omnibus Law Cipta Kerja,Tolak RUU HIP dan Tolak Komunisme.

“Kita hanya minta DPRD Lahat untuk membuat surat pernyataan dan menanda tangani serta menolak Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja, kami akan terus menunggu sampai dengan pihak DPRD Lahat untuk membuat surat pernyataan dan menandatangani Surat penolakan UU Omnibus Law tersebut,” ujarnya.

“Kemana orang-orang DPRD ini, undangan sudah kita sampaikan, bahwa kita akan aksi di sini, Kenapa Mereka tidak ada di gedung DPRD ini,” teriak peserta demo secara serentak.

Setelah satu jam lebih melakukan orasinya di Depan gedung DPRD Kabupaten Lahat, pihaknya tidak berhasil menemui satupun anggota DPRD Lahat. Melihat kondisi tersebut, masa langsung bergerak menuju gedung Kantor Pemerintah Kabupaten Lahat dengan tuntunan yang sama.

Salah satu perwakilan dari mahasiswa Stie Serelo Lahat dalam orasinya yang diwakili oleh Dandi Bule menyampaikan, mereka ingin menyuarakan apa yang di inginkan oleh masyarakat, buruh dan mahasiswa.

Setelah Hampir tiga jam melakukan aksi akhirnya perwakilan peserta aksi langsung di terima Bupati Lahat untuk melakukan mediasi bersama pihak Pemkab Lahat dan Forkompinda Lahat.

Ketua DPC SBSI Lahat Erwinsyah di hadapan Bupati dan Forkompinda menyampaikan, dalam aksi ini, pihaknya meminta kepada Pemerintah Kabupaten Lahat dan DPRD Lahat Untuk Mendukung aksi Para buruh untuk buat surat pernyataan dan menanda tangani surat penolakan UU Omnibus Law.

“Disini kami hanya meminta pada pemerintah agar bersedia membuat surat pernyataan menolak terhadap Undang-undang Omnibus Law,” Ujar Erwinsyah.

Menanggapi tuntutan para masa aksi demo tolak UU Omnibus Law, Bupati Lahat Cik Ujang,SH menyampaikan, selaku perpanjangan tangan dari Pemerintah Pusat pihaknya akan mendukung apa yang di inginkan oleh peserta aksi terkait UU Omnibus Law.

“Intinya Kami Pemerintah Kabupaten Lahat akan mempelajari dulu apa yang menjadi keinginan dan harapan para peserta aksi, dan kami sangat mendukung apa yang menjadi tuntutan seluruh Peserta Aksi terkait UU Omnibus Law,” beber Cik Ujang.

Teks: Jumra
Editor : Sarono PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait