Rezeki Dadakan Pedagang , Demonstran di DPRD Sumsel

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG – Di mana ada aksi demonstrasi di sanalah muncul pedagang. Bak jamur di musim penghujan, semakin besar aksi demonstrasi, semakin banyak pula pedagang yang mangkal dan memperoleh penghasilan.

Tradisi ini memang spontan tapi konsisten. Sekalipun aksi demonstrasi tidak berskala besar, pedagang “militan” ini pasti datang.
Seperti aksi Rabu (8/10/2020), ribuan massa mahasiswa menolak UU Omnibus law Cipta Karya, di simpang lima DPRD Sumsel.

Yanti (48th) pedagang minuman yang mangkal ini menjaring untung besar selama aksi tolak UU Cipta Karya di sini. Sebagai perbandingan saja, keuntungan dagang selama aksi demo dua kali lipat dari hari biasa yang tanpa demo. “Untung besar sih tidak, tapi keuntungan bisa tiga kali lipat lah,” kata dia saat berbincang media

Anwar (50th), seorang pemulung pencari barang bekas aqua dan kardus yang mencari di seputaran simpang lima DPRD Sumsel. “Karena ada demo ini gerobak saya penuh dengan tumpukan Aqua gelas dan botol. Diperkirakan bisa 40 kg seluruhnya ini,” kata seorang pemulung kembali di Jl Pom IX ini

” Untuk kardus biasanya 700 perkilogram, dan aqua 1200 perkilogram nya. Berharap sering-sering ada demo seperti ini,” tutur Anwar berprofesi 16 tahun pencari barang bekas.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait