Kaum Buruh dan Mahasiswa Kembali Lakukan Aksi Demo Tuntut Pencabutan UU Cipta Kerja

Kodim dan Polres Siaga Satu

 

SWARNANEWS.CO.ID, LAHAT | Hari ini, Selasa (13/10), kaum buruh yang tergabung didalam Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), FSB Nikeuba dan mahasiswa di Kabupaten Lahat kembali melakukan aksi demo di halaman kantor DPRD Kabupaten Lahat.

Dari pantauan media, sebelum menuju ke kantor DPRD Kabupaten Lahat, Masa berkumpul dan menyatukan suara terdahulu di Lapangan Ex MTQ Lahat, menyatukan suara agar aksi berjalan dengan aman, damai dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Ketua KSBSI Kabupaten Lahat Seni Karlina melalui Koordinatot Lapangan Iwan Farlozi kepada Swarnanews mengatakan bahwa ada ratusan buruh yang bekerja di perusahaan akan turun menyuarakan agar UU Cipta Kerja yang telah di sahkan tersebut dicabut kembali.

Disampaikannya juga, dengan disah kannya UU Cipta Kerja tersebut, tentunya sangat merugikan. Sebab, ada beberapa hak yang akan hilang, seperti akan mengancam gaji, pesangon, izin cuti dan THR.

“Ada ratusan karyawan perusahaan yang bergabung, ditambah puluhan dari mahasiswa yang mendukung pergerakan kami ini. Aksi ini juga benar-benar tergerak dari hati nurani kawan-kawan sesama buruh dan kami tegaskan tidak ada sama sekali tungangan dari pihak manapun,” beber nya.

 

Dirinya bersama kaum buruh lainnya hanya ingin menyampaikan aspirasi ini kepada perwakilan rakyat, dan mohon disampaikan kepada DPR-RI agar mencabut kembali UU Omnibus Law yang telah di sahkan.

Sementara itu, Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono,S.Ik mengajak kepada peserta aksi agar berdoa sehingga aksi demo ini berjalan dengan damai. Pihaknya juga berusaha melakukan pendekatan kepada koordinator aksi buruh dan mahasiswa memenuhi peraturan pada saat aksi.

“Untuk mengantisipasi aksi demo, kami telah menurunkan personel keamanan.
Kita juga meminta kepada peserta aksi demo menjaga kesabaran dan luruskan niat yang baik dan perjuangkan hak dan kewajiban, jangan sampai aksi ini menimbulkan kerugian Masyarakat dengan tindakan yang anarkis,” pesan Kapolres Lahat.

Dilanjutkannya, setidaknya ada 375 pernosil diturunkan dibantu dengan pihak Kodim 0405/Lahat dan Dinas Pol PP-Damkar. “Water Canon dan dalmas serta reimas juga diturunkan untuk pengaman aksi demo buruh hari ini,” sampainya.

Selain itu, Dandim 0405/Lahat Letkol Kav Syawaf Al Amin,SE.,M.Si menyampaikan bahwa pihaknya juga telah menyiapkan pasukan sebanyak 200 orang untuk pengaman aksi demo para buruh dan mahasiswa.

“Sebanyak 3 peleton disiagakan dilokasi aksi, 2 peleton dipolres dan 1 disiagakan. Tadi telah kita temui satu persatu dan meminta masa agar tidak melenceng dari ketentuan yang ditetapkan,” bebernya.

Disampaikannya juga bahwa, pergerakan aksi demo ini murni aksi mereka dari kaum buruh dan mahasiswa untuk menyuarakan suara mereka.

Setelah kurang lebih satu jam berorasi, Ketua DPRD Kabupaten Lahat Fitrizal Homizi,SH didampingi anggota komisi-komisi langsung menemui para buruh dan mahasiswa serta mengajak langsung mereka beraudiensi mengenai tuntutan yang diinginkan.

Teks: Jumra
Editor : Sarono PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait