Cegah Penyalahgunaan Narkoba, BNNK OKUT Bentuk Relawan

SWARNANEWS.CO.ID – OKUT |Badan Narkotika Nasioal (BNN) mencatat kerugian negara yang ditimbulkan akibat penyalahgunaan narkotika di Indonesia mencapai Rp73,1 triliun. Hal ini diungkapkan Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) OKU Timur, AKBP Gendi Marzanto SH saat memberikan materi dan pembekalan dalam rangka pembentukan Relawan Anti Narkoba BNNK OKU Timur, Rabu (14/10/2020).

Menurut Gendi, narkotika merupakan permasalahan seluruh masyarakat, namun dengan dukungan yang optimal masyarakat, pihaknya yakin narkotika dapat diperangi bersama-sama.

“Seperti yang kita lakukan dengan merekrut Relawan Anti Narkoba yang merupakan perpanjangan tangan kami untuk menyampaikan pesan-pesan dan memberikan pencerahan dalam upaya pencegahan. Sebab permasalahan narkotika sangat kompleks yang dibutuhkan semua lini untuk memeranginya,” ujar Gendi.

Dijelaskan Gendi, banyak faktor yang menyebabkan maraknya peredaran narkotika,  mulai dari luasnya wilayah Indonesia yang menjadi salah satu penyebab masuknya narkotika khususnya dari Cina yang memang banyak diproduksi secara massal.

“Lalu jumlah penduduk Indonesia yang hampir 300 juta jiwa menjadi pangsa yang besar dalam penyalahgunaan narkotika. Belum lagi minimnya tempat rehabilitasi yang dimiliki BNN, di Sumatera cuma ada tiga yaitu di Batam, Kalianda dan Deliserdang,” ucap mantan Kabag Ops Polres OKU Timur.

Kendala lainnya lanjut Gendi, adalah ancaman hukuman bagi pelaku yang sering divonis ringan sehingga tidak menimbulkan efek jera. Contoh ada bandar sabu-sabu¬† dengan barang bukti 5 gram keatas harus dikenakan pasal 112 ayat 2 dengan ancaman minimal 5 tahun. “Kemudian modus operandi dan variasi narkotika yang terus berkembang sampai Lapas yang bertransformasi menjadi pusat kendali peredaran gelap narkotika” pungkasnya.

Teks: Prabu

Editor: Sarono PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait