BBLK di Tunjuk Pemeriksaan Covid-19 di Sumsel

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengatakan, jika saat ini Sumsel telah melakukan tes usap Covid-19 secara mandiri tanpa harus mengirimkan spesimen ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) RI.

Hal itu menyusul setelah sebelumnya Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang ditunjuk jadi tempat pemeriksaan Covid-19 oleh Kementerian Kesehatan.

Menurutnya, metode pemeriksaan yang dilakukan di BBLK Palembang sama dengan yang dilakukan oleh Litbangkes RI. “BBLK Palembang sudah ditunjuk. Metode pemeriksaan Covid-19 ini juga sama dengan yang dilakukan Litbangkes RI,” kata HD saat dikonfirmasi, Selasa (20/10/2020).

Sebab itu, lanjutnya, saat ini penanganan untuk kasus positif maupun negatif Covid-19 di Sumsel dapat lebih cepat dilakukan. “Kurang lebih satu minggu ini tesnya kita lakukan disini, tentu hasilnya lebih cepat diketahui, begitu juga penanganannya. Untuk PDP yang negatif bisa langsung kita pindahkan ke ruang reguler dan yang positif, kita langsung intensifkan perawatan untuk penyembuhan,” jelasnya.

Hanya saja, sambungnya, hasil dari pemeriksaan tersebut tidak bisa serta merta langsung diumumkan ke publik. Dimana jika hasil dari pasien tersebut positif maka harus dilaporkan terlebih dulu ke pusat, “Kalau negatif boleh langsung kita umumkan. Tapi kalau positif, tentu uji swab harus dikonfirmasi ke pusat. Kita tidak memiliki hak untuk langsung mengumumkannya,” terangnya.

Diketahui, BBLK Palembang memiliki cakupan wilayah cukup besar. Wilayah kerja BBLK Palembang meliputi beberapa provinsi. Seperti Sumsel Bengkulu, Babel, Jambi, dan Lampung.

Terpisah, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID- 19 Sumatera Selatan (Sumsel), Nur Purwoko Widodo, menyebut Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang sudah mampu menyelesaikan pemeriksaan uji laboratorium hingga 800 sampel dalam satu hari.Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID- 19 Sumatera Selatan (Sumsel), Nur Purwoko Widodo,

BBLK memang mendapat bantuan alat PCR baru dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel. Belum lagi bantuan pemeriksaan dari RS Pusri, setelah alat tes PCR dikirim dari Indonesia Healthcare Corporation (IHC), induk dari RS seluruh BUMN.

“Pemeriksaan di BBLK sehari bisa mengerjakan 500-800 sampel atas bantuan PCR baru Pemprov, ini hasil baik. Apabila data dari yang kita ketahui, banyak pemeriksaan yang baru masuk dari sekian jumlah sampel, semuanya harus diproses,” ujarnya melalui konferensi pers virtual, Senin (19/10/2020).

Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda mengingatkan bahwa kian hari peningkatan kasus positif masih terjadi, pihak gugus tugas COVID-19 kota Palembang meminta masyarakat tetap disiplin dan menjaga imunitas tubuh agar terhindar dari berbagai penyakit dan virus.

“Dalam menekan penyebaran ini, kuncinya adalah apa yang disampaikan gugus tugas tetap untuk menerapkan protokol kesehatan, jaga jarak harus tetap diperhatikan untuk mengurangi potensi penularan di masyarakat,” ucapnya, Rabu (21/10)

Selain itu, Pemkot Palembang terus berupaya mensosialisasikan tentang betapa pentingnya protokol kesehatan guna mengantisipasi daripada penyebaran Covid-19. ” Kita tidak tahu kapan berakhirnya virus covid-19. Makanya, kita harus mengantispasi sebagai pencegahan,” ujarnya.

Teks : Herwanto
Editor : Asih

!-- Composite Start -->

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait