Peningkatan Jalan Desa Maju Jaya Menuai Protes

SWARNANEWS.CO.ID, PALI | Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) gencar melakukan pembangunan infrastruktur Jalan, Jembatan, Drainase dan masih pembangunan lainnya, hal ini di lakukan untuk kemajuan Kabupaten PALI sendiri sesuai dengan semboyan Serepat Serasan Serasi Nia.

Namun sangat di sayangkan di tengah pembangunan menimbulkan polemik di masyarakat, salah satunya pembangunan peningkatan jalan di Desa Maju Jaya Kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI Jalan poros Simpang Lima Pendopo Talang Akar.

Dari pantauan beberapa awak media yang menyoroti pembangunan peningkatan jalan tersebut terdapat sebagian sisi kiri dan kanan badan jalan menjadi rusak hingga
mengakibatkan lalu lintas masyarakat menjadi terganggu.

Proyek Pembangunan peningkatan jalan yang berasal dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Kabupaten PALI yang di kerjakan PT. KARYA PELINDUNG NUSANTARA Dengan Nilai Kontrak 4.880.743.000 bersumber Dana APBD Kabupaten PALI TA.2020.

Diduga pihak pelaksana tidak memikirkan kepentingan masyarakat yang melintas, sebab pihak pelaksana diduga membiarkan sebagian jalan rusak hingga berlobang.

Salah satu warga Desa Maju Jaya yang engan disebutkan namanya sebelum nya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah yang telah memperbaiki jalan di Desa nya namun ia kecewa.

“Kami berterimakasih kepada pemerintah PALI yang sudah membangun kembali jalan kami, namun kami sangat kecewa dengan adanya proyek pembangun jalan di desa kami ini,” jelasnya, Minggu,(25/10/20).

Ia mengungkapkan kekecewaannya walaupun jalan di perbaikan tetapi ada permasalahan yang harus di pertanggung jawab kan oleh Pihak yang mengerjakan. “Sejak adanya proyek peningkatan jalan di Desa kami,jalan menjadi berlobang, kami takut nanti menimbulkan korban dari pengguna jalan lainnya. di karenakan jalan yang biasa kami lewati bagus sekarang semakin parah,” ungkapnya.

“Kami meminta kepada pihak pelaksana dari PT. KARYA PELINDUNG NUSANTARA, agar lebih memikirkan kepentingan masyarakat yang melintas agar tidak menimbulkan korban yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Sementara itu Pihak Pelaksana inisial (R) saat di konfirmasi beberapa awak media tidak memberikan tanggapan sampai berita ini di terbitkan.

Teks : Tim
Editor : Sarono PS

!-- Composite Start -->

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait