Solid Bangun Kolaborasi, Dosen FKIP dan FAI UMPalembang Sinergi Dengan Mahasiswa KKN Angkatan 61  Gelar Pengabdian Masyarakat di Kecamatan Tanjung Batu Ogan Ilir

  • Masyarakat Antusias dan Berharap Teruskan Program Unggulan

SINERGI MULTI STAKEHOLDER: Melalui Program Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh para dosen FKIP dan FAI serta mahasiswa KKN Angkatan 61 UMPalembang didapatkan sinergi dan dukungan luar biasa dari seluruh elemen masyarakat. Tampak mereka berpose dengan Kepala Desa Tanjungbatu Seberang Robbi M Zaini, Kapolsek Tanjung Batu AKP Sondi, Pemimpin Redaksi Swarnanews.co.id  Sarono P Sasmito dan undangan lainnya.  

 

SWARNANEWS.CO.ID, TANJUNG BATU OGAN ILIR—Luar biasa dan patut diberikan apresiasi sangat positif, melalui kolaborasi  yang solid  para dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Fakultas Agama Islam (FAI) serta didukung penuh oleh para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Palembang (UM Palembang) menggelar program pengabdian kepada masyarakat di Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan.

Kegiatan tersebut juga berbarengan dengan perpisahan mahasiswa KKN UMP Angkatan 61 yang tergabung dalam Posko 34, 37, 41 dan 59  yang digelar di Desa Tanjung Batu Seberang, Kamis (29/2/2024).

Acara yang berlangsung dengan penuh kekeluargaan itu dihadiri oleh Kepala Desa Tanjung Batu Seberang, Robbi M Zaini dan istri, Lurah Tanjungbatu Dedy Iskandar SE, Lurah Tanjungbatu Barat, Pemimpin Redaksi Tabloid Desa Palembang, Sarono P Sasmito,  Ketua Karang Taruna Desa Tanjungbatu Seberang serta Kapolsek Tanjung Batu AKP Sondi  serta tamu dan undangan lainnnya.

Hadir juga para dosen yang terjun dalam Program Pengabdian Masyarakat tersebut yakni   Dr. Samsilayurni, S.Pd M.Si dosen Administrasi  Pendidikan, Susi Dewiyeti, S.Si., M.Si Dosen  Pendidikan Biologi, Sri Yanti,SPd,MPd, Dr. Ani Aryati.SAg.MPd.i  dosen FAI, Kurnia Saputri, S.Pd., M.Pd dosen Pendidikan  Bahasa Inggris, Dr. Drs. Antoni.M.H.l  dosen FAI dan Ervina Mukharomah, S.Pd. M.Pd, dan Dr. Sri Wardhani, MSi dari Pendidikan Bioloigi serta   Primasari Fitria, SE, M.Si dari Manajemen. Mereka tergabung dalam kelompok 2 menggelar Pengabdian Masyarakat berjudul Gerakan Hidup bersih dan sehat bebas sampah.

KOMITMEN UNTUK TERUS BERSINERGI: Dr. Samsilayurni, SPd, MSi didampingi Dr. Bonita dan Kades Tanjung Batu Seberang Robbi M Zaini saat merespon pertanyaan kades. Mewakili pimpinan UM Palembang akademisi ini menyatakan akan terus menjalin sinergi dengan seluruh warga Tanjungbatu khususnya dan warga Kabupaten OI dan Sumsel pada umumnya. 

Sebagai DPL, Dr. Samsilayurni, SPd, MSi  membimbing mahasiswa KKN Posko 34 dari Desa Tanjung Atap Barat ada 14 Orang, Posko 37 dari Desa Tanjung Batu Timur  ada 12 Orang dengan Lurah Yenni Nurianty, A.Mt, Posko 41 dari Desa Tanjung Batu Seberang ada 14 orang dan Posko 59 dari Desa Tanjung Batu Timur ada 13 Orang

Tak ketinggalan hadir juga Dr. Bonita Hirza, M.Pd, Rieno Septra Nery, S.Si., M.Pd, Heru, S.Pd., M.Pd.,  Luvi Antari, S.Pd., M.Pd. dari Pendidikan Matematika, Surismiati, S.Pd., M.Pd dan  Supriatini, S.Pd., M.Pd.dari Pendidikan Bahasa Indonesia. Mereka tergabung dalam kelompok pengabdian I menggelar kegiatan pengabdian masyarakar  berjudul Pemanfaatan Apotik Hidup Untuk mencegah Stunting.

DATA mahasiswa peserta KKN angkatan 61 di bawah bimbingan Dr. Samsilayurni, S.Pd, M.Si

Sedangkan mahasiswa KKN yang hadir yakni Rinaldi Septian (FT), Deni Heru Prasetyo (FEB), Marsela (FKIP), Denova Putri AG(FK), Winda Aulia Hasanah (FK), Refly Amansah(FT), Andy Mario NP(FH), Dhimas Muhammad Iqbal(FH), Meydy Saputra(FT), Vania Fidela(FKIP), Yundra Rahmanola (FKIP) dan Destiana Ravollys (FH) dari Posko 49 Desa Tanjung Pinang 1. Mereka di bawah koordinasi  Dosen Pembimbing Lapangan KKN  Susi Dewiyeti, M.Si, yang juga mencakup Posko 42 Desa Tanjung Pinang II, , Posko 50 Desa Limbang Jaya II, dan Posko 33 Desa Limbang  Jaya I. Mahasiswa  Posko 42  di bawah bimbingannya menghasilkan produk Briket dari limbah pandai besi, kemudian Posko 49 menghasilkan  produk unggulan kemplang panggang, Posko 50 dan Posko 33 dengan produk pemanfaatan limbah kain songket.

 

Berbagai Produk Unggulan Menarik Minat Warga

 

 

PAPARAN TENTANG SAMPAH ORGANIK DAN ANORGANIK: Kedua mahasiswa ini mewakili  kelompok 59 tengah paparan tentang sampah organik dan anorganik di bawah bimbingan Dr. Samsilayurni, S.Pd, M.Si.

GENCAR WUJUDKAN APOTIK HIDUP: Tak kalah semangat dengan kelompok lain, kelompok 41 dengan bimbingan Dr. Samsilayurni, SPd, M.Si mengetengahkan produk unggulan berupa pemanfaatan apotik hidup untuk menanggulangi stunting

 

KREATIFITAS WUJUDKAN SIGN BOARD DARI ALUMUNIUM: Kelompok 34 memamarkan kreasi yang unik membuat sign board dari alumunium.

BERKONTRIBUSI BAGI MASYARAKAT: Kelompok 37 juga memberikan kontribusinya bagi masyarakat. Di bawah bimbingan Dr. Samsilayurni, SPd, M.SI mereka  membudidayakan tanaman apotik hidup untuk menanggulani Demam Berdarah Dengue (DBD)

SEMANGAT HASIL PRODUK INOVASI: Susi Dewiyeti, SSi, MSi Dosen Pembimbing Lapangan Mahasiswa KKN Angkatan 61 tampak ceria saat memamerkan produksi hasil inovasi yang dia lakukan dengan mahasiswa bimbingannya. (foto bawah). Pemimpin Redaksi Tabloid Desa Sarono P Sasmito saat mewawancarai para mahasiswa dengan produk unggulannya. (Foto atas)

Acara perpisahan KKN dan pengabdian masyarakat UMPalembang dan pameran produk unggulan tersebut berlangsung meriah di lokasi indah di pinggir lebak Desa Tanjung Batu Seberang yang Tengah dibangun menjadi lokasi wisata. Acara diawali dengan doa  yang Tajudin Annur. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kades Tanjungbatu Seberang Robbi M Zaini. Kades yang energik dan kaya gagasan ini mengucapkan terimakasih atas kehadiran mahasiswa KKN UM Palembang angkatan 61 yang telah melakukan pengabdian kepada masyarakat di desa.

“Secara ikatan emosional saat mereka dating kami terima dan anggap sebagai anak sendiri. Oleh karena itu kami tak segan membimbing mereka dan menerima dengan baik kelemahan dan kelebihan yang ada pada mereka,” ujar pejabat tingkat desa yang hampir dua tahun bertugas ini.

 

 

WARGA PENGHADIR DAN PESERTA KKN CERIA: Bukti bahwa telah terjalin erat interaksi mereka selama ini tampak pada foto perpisahan ini tampak mereka memenuhi momen acara dengan ceria.

Kita mengharapkan ke depan semoga kegiatan yang dihadirkan oleh mahasiswa KKN makin positif ditingkatkan lagi sehingga ada tonggak-tongkat prestasi yang mereka wujudkan dan  dikenang oleh masyarakat.

Pihaknya yang saat ini tengah membangun desa wisata Tanjung Batu Seberang juga mengharapkan bantuan dan rancangan lokasi wisata yang menarik untuk  refreshing  masyarakat. Hal itu juga disanggupi oleh para mahasiswa terutama yang berasal dari Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil.

Sementara itu Ketua KKN Posko 37 Desa Tanjungbatu Seberang dalam sambutannya mengucapkan terimakasih tak terhingga atas sambutan dan bimbingan kades Robbi serta penerimaan masyarakat yang penuh antusias dan kekeluargaan. Sehingga semua program yang kami rancang memperoleh dukungan dan bantuan luar biasa untuk mewujudkannya.

 

PEMANDU ACARA YANG PERCAYA DIRI: Salah satu manfaat KKN adalah membentuk jiwa mahasiswa dan mahasiswi untuk tampil percaya diri seperti yang diperlihatkan kedua MC ini saat tampil di hadapan khalayak ramai. 

“Untuk itu kami ucapkan terimakasih semoga ini memotivasi kami untuk terus memberikan kontribusi bagi masyarakat. Di samping itu kami juga mohon maaf jika ada sikap dan tutur kata kami selama berada di sini yang mungkin salah dan khilaf,” ujar mahasiswa Ketua Posko 37 ini tulus.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Dr. Syamsilayurni  sebagai refresentasi pimpinan UMPalembang yang juga DPL. Akademisi asal Kota Pagaralam Sumsel ini juga mengaku sangat mendukung program Agrowisata Desa Tanjung Atap Barat yang akan diwujudkan. Oleh karena itu dirinya dan para mahasiswa bimbingannnya giat merealisasikan program pembuatan produk dan pengolahan makanan.

Samsilayurni juga  mengucapkan terimakasih atas kesempatan yang diberikan oleh para kades dan warga bagi anak-anak mahasiswa bimbingannya  untuk KKN di daerah ini. Selama kurang lebih 40 hari melaksanakan KKN kami telah merealisasikan beberapa produk makanan dan mengolah sampah menjadi pupuk tanaman. Misalnya di Posko 41 pemanfaatan apotik hidup untuk mencegah stunting, Posko 37 memasyarakatkan apotik hidup untuk menanggulangi Demam Berdarah Dengue (DBD). Sebab diindikasikan daerah ini berpotensi adanya gejala  serangan DBD yang tinggi karena tumbuh kembangnya nyambuk pembawa penyakit itu yang sangat mungkin optimal berkembang biak.

Hal yang tak kalah menarik dilakukan oleh Posko 34 menghasilkan produk unggulan berupa pembuatan Sign Board (merk atau penunjuk lokasi wisata, red) dan  simbol ikon wahana wisata di Tanjung Atap Barat  dengan pemanfaatan alumunium. Hal itu juga diperagakan untuk mahasiswa KKN tentang metode pembuatan dan hasil karya mereka yang ditampilkan dalam foto-foto kegiatan yang menarik.

“Kami mengharapkan apa yang dilakukan oleh ana-anak kami dari 23 Januari hingga 1 Maret 2024 benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat,” ujar dosen yang penuh semangat dan tak henti memberikan motivasi kepada mahasiswa bimbingannya dengan penuh kesabaran.

Kemudian dilanjutkan dengan paparan produk unggulan pada Posko 37. Mereka menggelar program pembagian  bibit buah-buahan dan bibit tanaman curcuma seperti kunyit, jahe temulawak dan lainnya yang kemudian mereka sajikan dalam bentuk wedang jahe, kunyit asam dan minuman herbal lainnya yang bermanfaat untuk menjaga imunitas dan Kesehatan. Melalui Gerakan memasyarakat tanaman obat untuk keluarga (Toga) sebagai  produk unggulan mereka mengharapkan mampu mencegah penyebaran penyakit DBD.

Sedangkan Posko 39 memprogramkan produk unggulan pengolahan sampah organik dan anorganik untuk pencegahan demam berdarah. Mereka melakukan itu sebagai solusi pencegahan penyebab DBD karena penumpukan sampah dan belum adanya pengolahan sampah secara optimal.

Sampah yang  kebanyakan  dibuang begitu saja. Saat itu ikut tampil juga salah seorang ibu warga desa setempat yakni Ibu Hofi yang memiliki  banyak tanaman dan mampu melakukan pengolahan  sampah organik untuk dijadikan pupuk kompos.

Hadirin Antusias Berikan Masukan dan Tindaklanjut Kegiatan

Usai pemaparan program para mahasiswa KKN dilanjutkan dengan diskusi dan masukan dari para peserta. Saat itu tampil Pemimpin Redaksi Tabloid Desa, Sarono P Sasmito yang memberikan masukan terhadap apa yang dipaparkan oleh para mahasiswa. Di antaranya tentang pembuatan sign board seyogyanya juga dijelaskan kelebihan dan keungggulan pembuatannya yang berasal dari bahan alumunium. Sehingga akan menarik masyarakat untuk ikut membuat dan memasarkannya. Begitu juga dengan potensi ancaman penyakit DBD diharapkan melalui penjelasan para mahasiswa agar  masyarakat dapat melakukan pencegahan diri secara preventif dengan mengutamakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Usai Sarono memberikan masukan, tampil pula Dr. Bonita yang memberikan masukan tentang daur ulang sampah diantaranya dengan pembuatan konblok plastik, pembuatan Ecoenzim yang bisa dilakukan dengan pencampuran  gula merah tebu, sampah organic dan melalui proses fermentasi. Dosen Pendidikan Matematika ini mengaku melalui kreatifitas itu dia telah membuat sabun sendiri baik  dari ecoenzim, maupun sisa minyak jelantah. Ternyata Ecoenzim juga mampu mencegah radiasi dan lainnya. Pihaknya juga bersedia memberikan pelatihan membuat konblok. Hal itu menanggapi PR besar masalah sampah di Desa Tanjung Batu Seberang seperti yang diutarakn oleh Kades Robbi.

Sebab pada kenyataan TPA di Desa  Petai Lama Desa Tanjungbatu Seberang belum mampu menampung dan mengolah sampah domestik yang dihasilkan oleh 400 KK warga desanya.

“Artinya minimal ada 400 kilogram sampah setiap hari yang dihasilkan warga kami,” ujar Robbi lagi.

Perpisahan yang Meriah dan Mengesankan

CINDERAMATA: Sebagai bukti pertalian batin antara mahasiswa, UMPalembang dan warga, Dr. Samsilayurni, mewakili pimpinan UM Palembang tampak memberikan cenderamata kepada Kades Tanjung Batu Seberang Robbi M Zaini.

Usai acara Program Pengabdian Masyarakat oleh para dosen dan mahasiswa tersebut, sore harinya dilanjutkan dengan acara perpisahan mahasiswa KKN  Angkatan 61. Acara yang berlangsung meriah dengan penampilan Orgen Tunggal Arvino tersebut diawali dengan pembacaan  lafal basmalah dan doa. Kemudian sambutan ketua posko KKN Desa TanjungBatu Seberang. Dilanjutkan dengan sambutan Ketua panitia Pelaksana Fahrurozi. Lalu sambutan dari Ketua Karang Taruna Febriansyah.

Samsilayurni pada sambutannya juga mengatakan sangat berbahagia merasakan kedekatan masyarakat dengan dengan anak-anak kami para mahasiswa KKN sangat dekat dan menyatu.

‘Kami mohon maaf bila ada perilaku yang kurang berkenan. Mewakili pimpinan UMP kami bertekad insya Allah akan terus melanjutkan  kolaborasi dan kerjasama dengan masyarakat Tanjungbatu ke depan,” ujarnya lagi.

Kades Tanjungbatu Seberang Robbi M Zaini menyatakan akan terus merealisasikan rencana pembangunan desa dan tetap akan menerima mahasiswa KKN yang ditempatkan di desa dan sangat dibutuhkan untuk melakukan percepatan pembangunan di masa depan. Acara kemudian dilanjutkan dengan hiburan orgen tunggal dengan penampilan biduan dan ibu-ibu Desa Tanjung Batu Seberang yang ternyata memiliki talenta seni luar biasa. Hal itu lebih heboh lagi dengan penampilan pengantin pria Joshua dan dua istri yakni mekar dan Sari  yang dikemas dan lucu. Kemudian  warga masyarakat semuanya naik panggung dan memberikan ucapan selamat dan memberikan sumbangan masing-masing dengan ceria.

Foto: Dok Mahasiswa KKN UMP Angkatan 61   

Teks/Editor: Sarono P Sasmito, SPd

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *