Elektabilitas Ratu Dewa Duduki Posisi Teratas Mengalahkan Kandidat Walikota Palembang Lainnya

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG – Hasil survei terbaru dari Lembaga Kajian Publik Independen (LKPI) menunjukkan, bahwa elektabilitas Ratu Dewa menduduki posisi teratas. Ratu dewa unggul signifikan dari para pesaingnya dalam kontestasi calon Wali Kota Palembang.

Direktur Eksekutif LKPI, Arianto, ST, MT, M.IKOM,POL, menyampaikan, Rabu 6 Maret 2024, bahwa elektabilitas Ratu Dewa telah melampaui para kandidat yang sebelumnya dianggap kuat untuk maju dalam Pilkada Wali Kota Palembang, termasuk melawan rival utamanya, Fitrianti Agustinda.

Kekuatan tarik elektoral Ratu Dewa terlihat dominan dari berbagai aspek survei.

Mulai dari pertanyaan terbuka hingga uji simulasi beberapa nama calon.

Peningkatan elektabilitas Ratu Dewa tidak terjadi begitu saja, melainkan merupakan hasil dari kerja kerasnya dan jajarannya dalam memimpin Pemerintah Kota Palembang.

Melayani masyarakat dengan cepat dan tanggap terhadap berbagai permasalahan yang muncul. Hal ini tercermin dalam angka elektabilitas yang signifikan naik.

Hasil survei LKPI menunjukkan bahwa dalam pertanyaan terbuka, elektabilitas Ratu Dewa mencapai 35,8 persen.

Diikuti oleh Fitrianti Agustinda (16,9 persen), dan beberapa calon lainnya dengan persentase yang lebih rendah.

Dalam uji simulasi semi terbuka dengan menyodorkan dua puluh satu nama calon walikota, Ratu Dewa meraih elektabilitas sebesar 48,4 persen, yang menunjukkan konsistensi dukungan terhadapnya.

Lebih lanjut, dari uji simulasi dengan lima nama calon, Ratu Dewa mendapatkan elektabilitas sebesar 52,6 persen, sedangkan dalam uji simulasi dengan tiga nama calon, elektabilitasnya mencapai 54,1 persen.

Penyebab utama pemilih menjatuhkan pilihannya pada Ratu Dewa antara lain, yakin bisa membawa perubahan yang lebih baik bagi Kota Palembang, bukti hasil kerja nyata, perhatian pada rakyat, dan pengalaman di pemerintahan.

Menanggapi hasil survei tersebut, Ratu Dewa menyatakan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh berbagai lembaga survei.

Ia menegaskan bahwa fokusnya tetap pada pelayanan masyarakat dan komitmen untuk membawa Kota Palembang menuju arah yang lebih baik di masa mendatang.

Survei LKPI dilakukan dari tanggal 26 Februari hingga 5 Maret 2024 dengan melibatkan 1.000 responden yang tersebar di berbagai kelurahan Kota Palembang.

Metode penarikan sampel yang digunakan adalah multistage random sampling dengan margin of error +/-3,1 persen dan selang kepercayaan 95 persen.

Dengan elektabilitas yang semakin meningkat, popularitas yang tinggi, dan dukungan dari berbagai partai politik, Ratu Dewa semakin mantap dalam langkahnya untuk maju sebagai calon Wali Kota Palembang pada Pilkada mendatang. (*)