PJ Walikota Palembang Sebut Ziarah Kubro Bukti Masyarakat Palembang Pegang Teguh Tradisi

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG – Pada puncak pelaksanaan Ziarah Kubro, Minggu 3 Maret 2024 di Makam Kesultanan Kawah Tengkurep 3 Ilir dan Kambang Koci 5 Boombaru Palembang, dihadiri PJ Walikota Palembang Ratu Dewa.

Ratu Dewa mengatakan, kalau Ziarah Kubro menjadi salah satu bentuk keteguhan masyarakat Palembang, dalam memelihara warisan tradisi nenek moyang.

Kegiatan tahunan kali ini sangat ramai dikunjungi oleh para jemaah, yang akan mendoakan dan mengunjungi pemakaman serta tempat bersejarah yang ada di kota Palembang.

Ini menjadi ajang silahturahmi sekaligus menyambut kedatangan bulan Ramadhan 1445 H.

“Tradisi yang sudah berjalan puluhan tahun ini menjadikan bukti bahwa masyarakat yang ada di Kota Palembang sangat memegang teguh tradisi keagamaan untuk menghargai jasa-jasa para Ulama dan para Wali Allah serta para Sultan di Kesultanan Palembang Darussalam dalam menyebarkan Agama Islam,” kata Ratu Dewa.

Kegiatan ini dipercaya turut membangkitkan perekonomian kota Palembang yang sekarang berada diangka 5,12 persen.

“Untuk itu saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para habib dan jamaah yang hadir meramaikan kegiatan ini,” lanjutnya.

Dengan banyaknya jamaah yang hadir, Ratu Dewa tidak lupa untuk mengajak peziarah untuk mendoakan saudara-saudara yang berada di Palestina.

“Doakan saudara muslim kita yang ada di Palestina agar mereka selalu dilindungi Allah SWT dari serangan senjata,” tutupnya.

Ditempat yang sama Ketua Pelaksana Ziarah Kubro, Al-Habib Abdurrahman bin Hasan Al Habsyi, menambahkan jika Haul dan Ziarah Kubra ‘Ulama dan Auliya’ Palembang Darussalam adalah kegiatan mendoakan serta mengunjungi pemakaman dan tempat bersejarah.

Ini menjadi bukti perjuangan dakwah Islam yang dilakukan oleh para ulama, para wali Allah dan para Sultan di Kota Palembang.

Kegiatan ini murni syiar Islam yang sudah berlangsung selama puluhan tahun.

“Tujuan dari Ziarah Kubra adalah untuk mengenang, meneladani serta, sekaligus
sebagai ajang silaturahmi akbar, terkhusus dalam rangka menyambut kedatangan Bulan Ramadhan.”

“Kegiatan ini dilangsungkan setiap minggu pertama di 10 hari terakhir
Bulan Sya’ban,” ungkapnya.

Ziarah Kubra telah dikenal oleh para wisatawan sebagai salah satu trade mark Kota Palembang, baik dari dalam maupun luar kota bahkan dari luar negeri.

Acara ini menjadi aset wisata rohani yang sangat potensial, bagi Kota Palembang khususnya dan
Sumatera Selatan umumnya. Hal tersebut antara lain dikarenakan Haul dan Ziarah Kubra ‘Ulama dan Auliya,” pungkasnya. (*)