342.000 Karyawan Sumsel Dapat Akses Subsidi Gaji Rp. 600 Ribu per Bulan

SWARNANEWS.CO.ID-Palembang, 12/8 /2020 – Sebanyak 342.000 pekerja di Sumatra Selatan berpotensi mengakses program subsidi gaji dari pemerintah sebesar Rp600.000 per bulan yakni selama empat bulan terhitung September 2020.

Deputi Direktur BP Jamsostek Wilayah Sumbagsel Arief Budiarto di Palembang, Rabu, mengatakan angka tersebut diperoleh berdasarkan data BPJAMSOSTEK Kantor Wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) untuk pekerja penerima upah dengan gaji dibawah Rp5 juta per bulan. Ratusan ribu peserta itu bekerja di berbagai sektor, mulai dari perkebunan, honorer hingga instansi swasta lainnya.

“Pekerja tersebut merupakan peserta yang aktif hingga 30 Juni 2020. Dari jumlah tersebut ada sekitar 100.000 pekerja yang data rekeningnya telah diteruskan ke Kementerian Tenaga Kerja,” kata dia.

Arief melanjutkan sementara sisanya masih dalam proses pendataan rekening oleh BPJAMSOSTEK. Penyisiran data yang dilakukan pihaknya juga mencakup,nama, alamat maupun NIK.

Menurutnya, terdapat total 1,9 juta pekerja aktif yang terdaftar di BPJAMSOSTEK se-Sumbagsel. Setelah melakukan penyisiran terdapat 893.778 tenaga kerja dengan upah di bawah Rp5 juta di Sumsel, Jambi, Bengkulu, Lampung dan Bangka Belitung.

“Untuk wilayah Sumbagsel, progres pemutakhiran nomor rekening TK sudah mencapai 25 persen atau sebesar 222.053 TK,” katanya.

Arief menambahkan pihaknya telah menginformasikan kepada perusahaan untuk melengkapi data nomor rekening pekerja yg upahnya dibawah 5 juta sesuai yg dilaporkan ke BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK).

BPJAMSOSTEK, kata dia, hanya bertugas sebagai pemberi data, bukan sebagai penyalur maupun penentu pekerja yang berhak menerima subsidi gaji tersebut.

“Kami berupaya memberikan data yang valid, nantinya akan diverifikasi dan divalidasi lagi oleh Kemenaker,” katanya.

Teks/Editor : Antara/Asih

!-- Composite Start -->

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait