Abe dan Septi Merajut Cinta Jadi Keluarga

Kunci Bahagia Harus Saling Terima Apa Adanya

SWARNANEWS.CO.ID, INDRALAYA | Abendra Giovani bin Hendriawan dan Linda Elisa merajut cinta kasih dalam pernikahan dengan Septia Ananda binti Rusdi, resepsi bertempat di Permata Baru Indralaya Utara, Minggu (23/12).

Resepsi pernikahan dipandu Indawan tersebut diawali dengan kata sambutan penyerahan dari pihak besan oleh Senang Zainal kemudian kata penerinmaan disambut Burhan SAg. dilanjutkan pembacaan alQuran oleh Kayla. Sedangkan ceramah walimatul urusy oleh Ustd M Sidiq.

Dalam sambutannya mewakili tuan rumah Senang Zainal Talang yang berasal dari Taang Pangeran Pemulutan Barat yang juga kakak sepupu dari Rusdi mengemukakan Septia Ananda dan Abendra Giovani telah menjalani akad nikah dan semuanya berjalan dengan lancar.

“Terimakasih kepada pihak besan dan undangan yang telah hadir. Mempelai wanita Septia secara fisik memang telah memadai tapi secara kematangan kejiwaan masih perlu bimbingan di sana sini,” jelasnya.

Sementara Burhan SAg dalam penerimaanya mengemukakan, mewakili Rusdi dan Eka Dianti pihaknya menyampaikan mewakili keluarga HendrIawan dan Linda Elisa mengucapkan terimakasih atas sambutannya.

“Mungkin ada tindakan yang kurang sopan santun pihaknya mohon maaf. Mungkin sebelum akad nikah dulu terjadi hal hal yang tidak berkenan kami mohon maaf yang sebesar besarnya. Secara adat yang berlaku kami juga telah dilakukan kami juga menerima Septi Ananda,” ucapnya.

Ia menambahkan, Abe yang bertubuh tinggi besar namun belum dewasa. Oleh karena itu perlu pembinaan dari keluarga kedua belah pihak.

Acara dilanjutkan dengan sujud kepada kedua orangtuanya dengan lagu surga di bawah telapak kaki ibu dari pihak keluarga perempuan.

Ustad M Sidig pada ceramahnya berpesan agar kedua pasangan bisa menerima kekurangan dan kelebihan pasangan masing masing.

“Berusahalah untuk menjadi pribadi kaya hati bukan hanya orientasi kaya materi.
Sebab dengan kesabaran itulah maka Allah naikkan derajatnya,” harapnya.

Ustad menambahkan, istri harus bisa menjadikan suami betah di rumah. Dengan demikian saling asah asih dan asuh akan terjadi dalam mencapai bahagia.

Teks/Editor : Sarono PS

!-- Composite Start -->

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait