Akibat Dendam IRT di Sungsang Banyuasin Nyaris Tewas

SWARNANEWS.CO.ID, BANYUASIN | Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), Rohani (38), nyaris tewas di tangan CA (26), yang merupakan tetangganya sendiri di Lorong Nelayan Desa Sungsang III, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin.

Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi S.ik melalui Humas Polres Banyuasin Ipda Budi mengatakan, kronologis kejadiannya pada hari Selasa tanggal 20 April 2021 sekitar pukul 03.00 WIB, pelaku mendatangi rumah korban dengan niat untuk melakukan pembunuhan terhadap korban.

“Ya, pada saat bertemu dengan korban, pelaku langsung mencekik dan menusuk leher korban dengan menggunakan pisau sebanyak 3 kali, sehingga mengakibatkan korban mengalami luka di leher dan mengeluarkan darah,” ujarnya.

Dikatakan Rudi, setelah puas melakukan aksinya dan takut diketahui warga, pelaku kemudian melarikan diri. Sementara korban dibantu oleh keluarga dan tetangganya segera dilarikan ke rumah sakit.

“Dibantu keluarga dan tetangga Korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan. Sedangkan pelaku setelah melakukan aksinya langsung melarikan diri ke Perahu,” ungkapnya.

Dikatakan Budi, korban yang telah mendapatkan perawatan kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sungsang dengan dasar LPB/07/IV/2021/SUMSEL/BA/SEK SSG Tanggal 20 april 2021.

Sekitar pukul 07.00 WIB, Kapolsek Sungsang Iptu Bambang Wiyono memerintahkan Kanit Reskrim beserta anggota Polsek Sungsang, mencari keberadaan yang diduga pelaku tindak pidana percobaan pembunuhan berencana.

“Sekitar pukul 09.00 WIB, pelaku ditangkap oleh anggota Polsek Sungsang di Lorong Nelayan Darat, Desa Sungsang 3. Kemudian pelaku dibawa ke Polsek Sungsang untuk diamankan. “Untuk sementara motif dari kasus ini diduga karena dendam,” ungkapnya.

Dari kejadian tersebut, pihak kepolisian mengamankan barang bukti yang berhasil diamankan berupa satu unit terpal milik korban yang belumuran darah, satu lembar baju motif kembang milik korban yang belumuran darah dan satu jaket warna merah milik pelaku.

“Pelaku bisa dikenakan Pasal 340 Jo 53 ayat (1) (3) KUHP pidana dengan ancaman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau dijatuhkan pidana penjara paling lama lima belas tahun,” tegas Rudi Pair Humas Polres Banyuasin.

Teks : Nasir
Editor : Maya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait