Alpian Maskoni Lakukan Suntik Vaksin Tahap Kedua

SWARNANEWS.CO.ID, PAGARALAM | Walikota Pagaralam Alpian Maskoni bersama sejumlah Forkompimda di Kota Pagaralam melakukan Vaksinasi Covid-19 kedua, bertempat di Rumah Sakit Daerah Besemah, Kota Pagaralam, Senin (15/02/).

Dalam kesempatan ini juga Vaksinasi Covid-19 kedua disuntikan kepada Ketua TP PKK Pagaralam, Rachma Hareni Noor Alpian, Kapolres Pagaralam, AKBP Dolly Gumara SIK MH, Kasat Pol PP, Mastullah, Kepala BNN Kota Pagaralam, Andi Kurniawan S. Sos, Ketua PWI Pagaralam, Asnadi M Aridi S, Ag, dan Tokoh Olaraga, Hendrik.

Dalam sambutannya Walikota Pagaralam Alpian Maskoni SH menyampaikan, bahwa untuk vaksin kedua ini saya tidak merasa takut seperti waktu vaksin pertama.

“Pada saat vaksin pertama saya sempat takut dan sampai melakukan pengecekan tensi darah sebanyak tiga kali baru bisa divaksin,” tutur Alpian.

Namun divaksin kedua ini dirinya mengaku tidak lagi takut karena saat vaksin pertama dirinya tidak merasakan KIPI selian mengantuk dan lapar.

“Waktu Vaksin pertama saya dan Pak Kapolres sama-sama merasakan ngantuk berat. Hanya itu gejala yang kami rasakan,”ucap Alpian.

Alpian mengimbau pada saatnya nanti masyarakat Pagaralam bisa mensukseskan program vaksinasi massal ini dan tidak perlu takut untuk divaksin.

“Saya telah menjalani vaksinasi dan tidak merasa ada gejala apa-apa. Jadi saya harap masyarakat Pagaralam nanti tidak takut divaksin karena hanya ini lah jalan untuk kita bisa kembali beraktivitas normal seperti dulu dan mengakhiri pandemi ini,” cetusnya.

Alpian juga menjelaskan, kehadiran vaksin sinovac ini diharapkan dapat membawa angin segar bagi seluruh warga Kota Pagaralam, yang sudah hampir satu tahun dihantui rasa takut terhadap wabah virus Covid-19. Hadirnya vaksin ini ternyata tidak menjadi ajang bisnis bagi Negara adidaya yang secara keuangan mereka kaya dan mampu, sehingga negara miskin pun bisa mendapatkan vaksin ini.

Teks : Reri
Editor : Sarono PS

!-- Composite Start -->

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait