Aminuddin : BTM di Banyuasin Ditunda

SWARNANEWS.CO.ID, BANYUASIN | Belajar Tatap Muka (BTM) di Banyuasin masih ditunda. Ini untuk menghindari penyebaran Covid-19 di kalangan pelajar, pasca libur sekolah dan tahun baru. Pemerintah Kabupaten Banyuasin kembali memberlakukan pembelajaran jarak jauh untuk sekolah tingkat TK, SD dan SMP.
himbauan itu tertuang dalam surat edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banyuasin nomor 420/2264/Disbud/PSMP/2020, perihal penundaan pembelajaran tatap muka.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banyuasin (3/01/2021), Aminudin mengatakan, alasan penundaan pembelajaran jarak jauh karena ada Surat Edaran Gubernur Sumatera Selatan tertanggal 30 Desember 2020.

“Kami mendapatkan surat edaran dari Gubernur Sumatera Selatan. Alasannya pertama kita mematuhi imbauan Gubernur Sumsel yang harus kita taati, sebab perkembangan kasus Covid 19 di Sum-sel masih ada peningkatan, walaupun Banyuasin masih Zona Oringe,” kata Aminuddin.

Menurutnya, ini juga ada masukan dari beberapa wali murid yang minta diberlakukan pembelajaran jarak jauh. Mengingat kekhawatiran orang tua akan adanya klaster baru covid-19.

“Ya, ada juga usul dari para wali murid yang mengkhawatirkan kalau ada klaster baru, sehingga kita putuskan menunda pembelajaran tatap muka,” katanya.

Sampai kapan? Aminuddin menjelaskan dalam surat edaran belum ditentukan. Namun katanya, ini sesuai edaran Gubernur Sumatera Selatan yakni sampai ada pendistribusian vaksin Covid 19.

“Kami masih menunggu kabar. Kalau di kita masih menunggu perkembangan dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, tentang belajar tatap muka,” ujarnya.

Disinggung perkembangan Covid 19 di Banyuasin. Aminuddin mengatakan dari data Gugus tugas Perkembangan Covid 19 Sumatera Selatan, Banyuasin, masuk dalam zona Orange.

“Kalau dari data Gugus tugas Banyusin ada 5 Kecamatan kita yang masih zona hijau. Namun surat edaran ini kita berlakukan menyeluruh dalam wilayah Bumi Sedulang Setudung dan menunggu perkembangan lebih lanjut,” ujarnya.

Pihaknya mengimbau kepada para orang tua, agar mendampingi anaknya melakukan pembelajaran jarak jauh. Sebab untuk pembelajaran semester genap tetap diberlakukan pada Senin 4 Januari 2021.

“Kami imbau juga kepada para guru agar melaporkan kegiatannya secara rutin. Guru juga bisa bergilir memberikan tugas kepada siswanya. Sebab tidak semua sekolah mempunyai akses internet yang memadai,” tukasnya. (*)

Teks : Nasir
Editor : Maya

!-- Composite Start -->

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait