Aniaya SR Pakai Cobek, Sampai Masukan Cobek Kekemaluan

SWARNANEWS.CO.ID, BANYUASIN | Tak sepantasnya di Negara hukum seperti Negara Indonesia ini ada orang main hakim sendiri. Menerapkan hukum kekerasan dan penyiksaan untuk sesuatu permasalahan. Seperti apa yang dialami wanita berinisial (SR). Tidak seharusnya perlakuan yang diterimanya itu, sebab dirinya sudah berstatus istri siri dari sang suami. Pelaku yang adalah suami sirinya tersebut

Dia harus menanggung kekerasan yang diakibatkan pelampiasan dan murka terbakarnya api cemburu dari sang suami.

Suaminya tega melakukan penganiayaan berat dan percobaan pembunuhan terhadap (SR) yang terjadi pada hari Selasa 1 Juni 2021 pukul 21.00 WIB. Di dalam rumah korban yang beralamat di dusun III RT 018 RW 06 Desa Taja Mulya Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin.

Menurut Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi, S.IK., MH melalui Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Ikang Adi Putra yang mengatakan, bahwa kejadian tersebut bermula ketika Pelaku merasa cemburu dan menuduh Istrinya selingkuh.

“Pelaku menganiaya korban dengan cara memukul pelipis mata kiri dan kanan korban. Memukul muka dan kepala korban berkali-kali dengan menggunakan tangan dan alat berupa senter berwarna hitam, menginjak-injak leher dan pinggang korban lalu pelaku-menyeret tubuh Korban,” bebernya.

Ikang kembali menjelaskan, perbuatan pelaku tidak sampai di situ. Kemudian pelaku menempelkan api rokok ke muka korban, membakar lengan korban dengan menggunakan korek api, memukul lutut kaki dengan cobek (batu ulekan cabe). “Kemudian memasukan cobek tersebut kedalam bagian “terlarang” korban,” sambungnya.

“Setelah itu pelaku mengikat leher Korban dengan menggunakan tali baju, kemudian Korban ditelanjangi lalu korban disiram dengan menggunakan minyak lampu, minyak sayur dan sambel ikan, memecahkan telur ditubuh dan kepala Korban saat itu Pelaku terus memaksa Korban untuk mengakui perbuatan tersebut,” jelas Ikang.

“Kemudian setelah itu korban terpaksa mengakui karena kesakitan dan mendengar pengakuan korban, pelaku semakin ganas menganiaya Korban dengan cara Pelaku menggunting rambut korban tidak beraturan dengan menggunakan pisau dan gunting dan kejadian tersebut berlangsung hingga pukul 05.00 WIB,” ungkap Kasat Reskrim Polres Banyuasin itu.

AKP Ikang Adi Putra menyebutkan, dalam keteranganya itu bahwa perempuan malang itu bisa melarikan diri dengan pura pura ke kamar mandi lalu kabur cari pertolongan.

“Lalu korban pura-pura ke kamar mandi kemudian langsung lari meminta pertolongan pemerintah desa setempat. Lalu melaporkan kejadian ini Ke Polres Banyuasin untuk ditindaklanjuti, atas kejadian tersebut Korban mengalami trauma, luka memar, luka bakar, rasa sakit dari kepala hingga sekujur tubuhnya serta kemaluan dan kedua kaki Korban,”pungkasnya.(*)

Teks : Nasir
Editor : Maya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait