Antipasi Longsor, PT KAI Siagakan Posko Nataru

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Menghadapi musim penghujan, PT KAI Divre III Palembang telah menyiapkan manajemen risiko menggunakan AMUS (Alat Material Untuk Siaga) dan tenaga Flying Gank guna mengantisipasi dampak dari musim penghujan untuk mendukung keselamatan perjalanan kereta api. AMUS disiagakan di 4 titik strategis diantaranya Stasiun Ujan Mas, Stasiun Muara Enim, Stasiun Lahat dan Stasiun Tebing Tinggi.

AMUS terdiri dari peralatan pemelihara jalur rel seperti mesin pemadat tubuh rel (Mesin MTT dan mesin PBR), eskavator dan lain-lain. Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan, kesiapan AMUS untuk mewaspadai daerah rawan longsor. Di antaranya petak jalur Niru-Penimur (Muara Enim), dan Muara Saling-Tebing Tinggi (Empat Lawang). Jalur yang perlu diwaspadai juga berada di antara Stasiun Ujan Mas dan Stasiun Belimbing (Muara Enim) karena melintasi perbukitan. Tanah sangat rentan amblas di musim hujan karena banyaknya pepohonan yang mati akibat musim kemarau.

PT KAI juga menyiapkan material penyediaan karung berisi pasir dan batu, potongan rel dan potongan suku cadang jembatan. Selanjutnya untuk siaga, para personil yang siap 24 jam dalam menangani kondisi lintas jalur rel yang terbagi dalam 3 shift kerja.“Di wilayah kerja PT KAI Divre III Palembang memiliki 33 stasiun yang terbentang dari Stasiun Kertapati, Stasiun Prabumulih, dan sampai dengan Lubuklinggau.

Selain itu untuk memastikan kehandalan prasarana untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api Managemen PT KAI Divre III Palembang secara rutin melakukan cek lintas jalan kaki yang langsung dipimpin oleh Kepala Divisi Regional III Palembang Tamsil Nurhamedi.

Bila kurang jelas dapat menghubungi Manager Humas Divisi Regional III Palembang Aida Suryanti email : humasda.divre3pg@kai.id

!-- Composite Start -->

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait