Askolani : Jaringan Gas di Banyuasin akan Segera Direalisasikan

SWARNANEWS.CO.ID, BANYUASIN | Bupati Banyuasin, Askolani Jasi akan segera merealisasikan pembangunan Jaringan Gas. Terbukti dengan telah dilakukannya kordinasi awal pembahasan pembagun jaringan dan gas (Jargas) untuk rumah tangga di Kabupaten Banyuasin tahun 2021, bersama Tim Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral RI di ruang rapat Bupati Banyuasin, Rabu (24/3/2021).

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Banyuasin Zazili mengatakan, latar belakang pembangunan Jargas ini didasari tingginya minat masyarakat untuk beralih menggunakan gas bumi bagi keperluan rumah tangga.

Pemerintah Kabupaten Banyuasin sangat mengapresiasi program pemerintah pusat, dalam hal pembangun jaringan dan gas untuk rumah tangga di Kabupaten Banyuasin tahun 2021. Dengan program ini agar kelangkaan gas LPJ tidak terjadi lagi di kalangan masyarakat Banyuasin.

“Permohonan pembangunan jaringan gas untuk rumah tangga khususnya di Kecamatan Banyuasin III, tepatnya di Kelurahan Pangkalan Balai dan Seterio, dengan peminat 19.620 pelanggan. Dan, permintaan masyarakat bertambah 515 yang menginginkan gas alam ini,” katanya.

Direktorat jenderal Minyak dan Gas Bumi RI Ifan Raider Wijaya mengatakan, pihaknya baru akan membangun 6.899 sambungan rumah di Kecamatan Banyuasin III di Pangkalan Balai dan sekitarnya. Dengan tujuh sektor yang akan dibangun.

“Kami meminta bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Banyuasin untuk Lokasi PLS yang saat ini belum ada. Dan Kami juga minta untuk dibantu posisi PSS (Sosialisasi Pas serah terima Lapangan) serta perkiraan pekerjaan akan dilaksanakan selama 8 Bulan terselesaikan,” katanya.

Bupati Banyuasin Askolani mengatakan, pihaknya mengusulkan ini dari tahun 2018 pada bulan November. “Kami ini diajukan karena Banyuasin menghasilkan gas alam. Kami juga ingin menikmati hasil bumi ini, dan Alhamdulillah telah disetujui saat ini.”

“Kami ingin mendapatkan prioritas dari daerah-daerah lain penghasil Migas, dan kami menyambut baik dengan adanya kegiatan ini,” katanya.

Setelah di Kecamatan Banyuasin III, kata Askolani, juga akan mengusulkan untuk di Kecamatan Talang Kelapa dan Betung. Karena daerah tersebut tempat yang strategis.

“Kita harus tetap menjalin koordinasi dan komunikasi dengan steakholders terkait, Tokoh masyarakat, RW dan RT yang ada agar tidak ada hambatan dalam pelaksanaan pada kegiatan dilapangan. Untuk perizinan kalau sudah lengkap kami akan bantu jika ada hambatan juga agar segera laporkan,” tukasnya. (*)

Teks : Nasir
Editor : Maya

!-- Composite Start -->

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait