Bawaslu Lahat Gelar Sosialisasi Pengembangan Pengawasan Pemilu Partisipati

SWARNANEWS.CO.ID, LAHAT | Bawaslu Kabupaten Lahat terus berupaya agar terciptanya Pemilu 2019 mendatang berjalan damai di Lahat, dengan menggelar sosialisasi pengembangan pengawasan pemilu partisipatif, di Hotel Grandzuri, Senin (24/12).

Kegiatan tersebut dilakukan dalam menghadapi Pemilihan Umum anggota DPR, DPD dan DPRD serta Pemilihan Umum Presiden dan wakil presiden pada 17 April yang akan datang.

Hadir dalam acara itu Komisioner Bawaslu Sumsel Junaidi SE. Msi, OKP, Pemuda Muhamdiyah, Ketua Banwaslu Lahat Andra Juarsa, besrta Komisioner, dan Panwascam se-Kabupaten Lahat.

Komisioner Bawaslu Sumsel Juanaidi mengatakan, pemilu yang bersih, jujur, dan adil semua harus berintegritas. Para penyelenggara harus menjaga integritasnya, tidak ada toleransi pada yang namanya pelanggaran, begitu juga proses dan hasil dari pemilu itu sendiri, harus berintegritas juga.

“Jika peran semua pihak dalam menjaga integritasnya, ialah melawan keras money politik dan segala macam bentuk kecurangan, maka pesta demokrasi akan berlangsung sebagaimana yang telah diamanatkan dalam undang- undang,” kata Junaidi.

Menurutnya, untuk menjaga integritas tersebut, maka kita harus menghindari pelanggaran besar yang masih sering terjadi, yakni praktik money politik. Bahkan, menjanjikan saja itu sudah dikenai hukuman atau dilakukan proses. Apalagi ketika memberi materi, tentu akan ditindaklanjuti, sebagaimana prosedur yang berlaku.

Selain itu dirinya juga menyikapi maraknya berita Hoaks yang berkembang pada saat ini, pasalnya berita hoaks saat ini sering di gunakan sebagai alat Black Campaign. Junaidi menghimbau agar masayarakat dapat bijak dalam menerima informasi yang belum jelas sumbernya.

“Saat ini informasi sangat mudah di dapat, jadi kita harus memilah berita mana yang benar dan berita bohong atau hoaks. Karena saat ini adalah tahun politik,” terangnya.

Ketua Bawaslu Lahat Andra Juarsah,M.Pd.I menambahkan, jika masyarakat mendapati adanya kampanye hitam ataupun money politik, ia menyarankan agar masyarakat melaporkan temuan tersebut ke pihak Banwaslu berdasarkan bukti dan daksi.

“Tetapi yang terpenting adalah kita harapkan pemilih semakin cerdas agar pelaksanaan dan kwalitas proses pemilu akan bertambah baik,” tutur Andra.

Laporan : Jumra
Editor : Sarono PS

!-- Composite Start -->

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait