Bentuk Rasa Syukur Lucky Andrean Dikhitan

SWARNANEWS,CO.ID, PALEMBANG | Seorang anak tak cukup dengan khitan saja, biasanya keluarga di Indonesia senantiasa menggelar pesta untuk mensyukuri nikmat dari kesanggupannya mengkhitan sang putra. Ada yang menggelar besar-besaran dengan mengundang banyak tamu, sebagian lagi memilih undangan kecil sebatas keluarga.

Hal itu nampak dirasakan keluarga Bapak Mahani di Lorong Aroni RT 39 Kelurahan Kemas Rindo Kecamatan Kertapati Palembang. Mengadakan tasyakuran dan khitanan Lucky Andrean karena ini merupakan anak yatim-piatu yang ditinggal oleh kedua orang tuanya.

Dalam sambutannya, mewakili tuan rumah Slamet menyampaikan, acara khitanan yang dilaksanakannya ini sebagai bentuk syukur nikmat karunia rezeki yang diberikan Allah SWT kepada dirinya. Oleh sebab itu tuan rumah mengajak masyarakat, jiron tetangga untuk berbagi untuk mensyukuri nikmat yang diberikan kepada dirinya.

“Saya mengajak dan mengundang masyarakat untuk mendoakan anak yang bernama Lucky Andrean ini agar menjadi anak yang berbakti berguna untuk keluarga masyarakat dan negara juga taat untuk menjalankan agama, dengan harapan khitanan ini barokah,” ujar Ketua RT 39.

Sementara itu, Penceramah Ustadz Ali menyampaikan dalam tausiahnya, sesuai firman Allah SWT supaya kita selalu mensyukuri nikmat Allah yang diberikan, apabila engkau tak mau mensyukuri sesungguhnya azab Allah itu sangat pedih. Dari ayat tersebut maka supaya manusia jangan selalu berputus asa dari Rahmat Alloh dan juga jangan Ingkar.

“Yang di lakukan bapak Mahani ini sebagai syukur nikmat yang diberikan Allah SWT kepada dirinya. Apalagi anak yang di khitan ini seorang anak yatim-piatu,” terangnya.

Selanjutnya, sesuai hadist Nabi Muhammad SAW untuk menjaga, merawat dan mengasuh anak yatim-piatu, karena ini sebagai jembatan untuk menaikkan derajat martabat dan rezeki bagi kita semua.

“Ya, anak yatim-piatu ini merupakan titipan, kasih sayang harus selalu diberikan paling tidak mengusap kepala. Dikatakan Anak yatim-piatu itu batas umurnya 7 tahun kebawah,” tukasnya.

Teks : Herwanto
Editor : Sarono PS

!-- Composite Start -->

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait