BPH Migas : Integrasikan Pertashop, Outlet LPG & BRI Link

SWARNANEWS.CO.ID, BANDUNG | Kepala BPH Migas M Fanshurullah Asa bersama anggota Komite BPH Migas Ahmad Rizal dan Tim, Danramil Ciparay Kapten Inf. Aang Purtoni mewakili Dandim 0624 Kabupaten Bandung , Danramil Margarahayu Kapten Inf. Asep Rudi, SAM Pertamina MOR III Bandung Gustiar Widodo dan SBM Pertamina Bandung Warih Wibowo bersama-sama melakukan kunjungan ke beberapa Pertashop, dilanjutkan ke Microsite Exxon Mobile, Kabupaten Bandung (23/05/2021).

Interaktif langsung dengan Danramil Ciparay Kapten Inf. Aang Purtoni mewakili Dandim 0624 Kabupaten Bandung didampingi Danramil Margarahayu Kapten Inf. Asep Rudi , dijelaskan bahwa konsumen Pertashop Margarahayu umum, kalangan masyarakat juga membeli disini.

Kepala BPH Migas M Fanshurullah Asa menyatakan, ini Pertashop percontohan, terintegrasi dengan bisnis lainnya, BRI link , LPG bright gass, pulsa, air mineral dan lain-lain. Boleh juga dikembangkan untuk jual sembako, yang penting jangan rokok karena rentan.

“Saya sudah keliling, bahkan sampai ke Sumatera, baru saya temukan yang sudah maju berjalan seperti ini. Saya berharap, kedepan semua Pertashop bisa dikembangkan seperti ini,” ujar Ifan sapaan akrab Kepala BPH Migas.

Dijelaskan lahan sewa 10 juta pertahun, investasi 700 an juta, urugan saja 175 dump truck . “Kami tidak terlalu menghitung itu, yang penting usaha berjalan lancar dulu ,” ujar Aang Purtoni.

SAM Pertamina MOR III Bandung Gustiar Widodo yang akrab disapa Dodik menjelaskan bahwa Pertashop di wilayahnya ada 32 lokasi, yang sudah terpadu 50 sd 60 %, sudah ada bright gass. Kedepan yang dipasarkan akan dikembangkan ke sembako, pupuk dan lain-lain.

Giliran kunjungan ke Microsite Exxonmobil, dijelaskan operator bahwa saat ini penjualan perhari masih minim, 30 sd 50 liter perhari. Pernah paling tinggi 150 liter. Tanah sewa 15 juta pertahun, selama 3 tahun.

“Saya pemilik tanah yang disewa, sekaligus dipekerjakan sebagai operator, karena komitmen untuk merekrut tenaga kerja setempat, digaji harian,” ujarnya.

Mengakhiri perbincangan Kepala BPH Migas M Fanshurullah Asa mengusulkan kepada Pertamina agar Pertashop-Pertashop dintegrasikan dengan BRI link, bright gas seperti yang ada disini, ini contoh positif dalam menyiasati, bisnis terpadu yang saling mendukung dan menguatkan, setiap saat diperlukan.

Teks: Rel BPH Migas
Editor: Sarono PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait