Cemburu Buta, Warga Rimba Terap Banyuasin, Siram TY Air Keras

SWARNANEWS.CO.ID, BANYUASIN | Cemburu buta dan kesal melihat wanita yang dicintai pergi dengan pria lain. Membuat KSP (21), gelap mata dan melakukan penganiayaan dengan menyiramkan air keras kepada TY (23), warga Pangkalan Balai Kecamatan Banyuasin III.

Aksi tak terpuji itu dilakukan KSP bersama temannya DA, seorang pelajar yang masih di bawah umur. Kedua warga Desa Rimba Terap Kecamatan Suak Tapeh ini, dibekuk Tim Puma Satreskrim Polres Banyuasin di pondok yang tidak jauh dari rumah mereka di Desa Rimba Terap.

Informasi yang berhasil dihimpun, awal kejadian itu terjadi pada Kamis 22 Juli 2021 yang lalu. Sekitar pukul 13.30 WIB tepatnya di Jalan Desa Rimba Terap. Pelaku KSP kesal, karena tahu pacarnya didekati korban. Mengetahui hal tersebut, pelaku yang kesal mengajak temannya DA untuk menyiramkan air keras ke korban.

“Cewek itu pacar aku Pak, tapi kata TY cewek itu pacar dia. Makanya, aku cemburu, kesal dan berencana untuk menghajar korban. Tetapi, aku pikir lebih baik buat cacat korban. Makanya aku pakai air keras,” ujar tersangka TSP ketika diamankan di Unit Pidum Satreskrim Polres Banyuasin.

Rencana untuk mencederai korban akhirnya dilaksanakan. KSP mengajak DA yang masih di bawah umur status pelajar untuk melaksanakan tindakannya.

Keduanya, menunggu di Jalan Desa Rimba Terap Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin. Saat melihat korban melintas, Kris yang membonceng DA langsung mengejar korban. Tanpa banyak bicara, pelaku KSP langsung menyiramkan air keras ke arah korban. Siraman air keras tersebut, mengenai leher, bahu dan lengan kanan korban.

“Setelah aku siram, ternyata korban mengejar kami. Jadi, kami sempat dikejar korban. Tapi kami berhasil lolos, karena korban berhenti lantaran sudah terkena air keras yang aku siram,” ungkap KSP

Setelah kejadian itu, korban yang mengalami luka bakar meminta bantuan temannya untuk berobat ke bidan terdekat. Setelah berobat, korban akhirnya melaporkan penganiayaan yang dialaminya.

Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP M. Ikang Ade Putra di dampingi Kanit Pidum Ipda Chandra menuturkan, dari laporan korban langsung dilakukan penyelidikan.

“Korban juga mengenal kedua pelaku yang menyiramkan air keras kepada dirinya,”kata Kasatreskrim

Dari penyelidikan lanjut dia, ternyata kedua pelaku ini ada di sebuah pondok yang tidak jauh dari rumah kedua pelaku. “Dari situ, kami langsung melakukan penangkapan terhadap kedua pelaku,” ungkapnya

“Kami juga mengamankan sejumlah barang bukti termasuk air keras dan juga kaleng yang dipakai saat menyiram air keras ke korban,” jelas Kasatreskrim AKP Muhammad Ikang Ade Putra S.ik. (*)

Teks : Nasir
Editor : Maya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait