Demonstran Pleno KPU PALI Tinggalkan Sampah Lingkungan

SWARNANEWS.CO.ID,PALI| Aksi ratusan massa pendukung salah satu Pasangan Calon (paslon) di Pilkada kabupaten PALI, saat rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kabupaten digelar, meninggal cerita buruk terhadap lingkuntutupnya.
Pasalnya, pasca membubarkan diri dari aksi menyaksikan rapat pleno digelar, pihaknya meninggalkan ratusan plastik sampah yang berserakan di Lapangan Golf, Pertamina Pendopo, kabupaten PALI. Selasa,(15/12/20)

Aksi tidak terpuji tersebut terpantau, saat media ini mengambil gambar di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB. Massa yang sudah meninggalkan tempat tersebut menyisakan sampah plastik yang berserakan. Kendati sang orator berulang kali mengingatkan untuk tidak membuang sampah sembarangan, namun para relawan dan simpatisan salah satu Paslon itu tidak mengindahkannya.

Tak ayal, kondisi ini mendapat cibiran dari masyarakat kabupaten PALI.

“Itulah akibat, dama demo dama demo. Faktanya, mereka meninggalkan sampah yang berserakan. Tentu ini membuat lingkungan di seputar lapangan Golf menjadi kotor dan mencontohkan tidak ramah terhadap lingkungan. Semoga yang membuang sampah sembarangan di Lapangan Golf pada demo itu, diberikan hidayah oleh Allah SWT, dan mendapat balasan yang setimpal,” ungkap Marsudi, salahsatu warga Golf, kelurahan handayani Mulya.

Ditambahkan Rian, aksi perkumpulan massa seperti yang dilakukan para simpatisan pendukung salahsatu paslon itu tidak memberikan solusi, bahkan cenderung membawa kemudharatan.

“Apakah mereka, ratusan para simpatisan berkumpul itu bisa mengubah hasil suara dari rekapitulasi tingkat kabupaten? Apakah ratusan masa berkumpul, berjaga di kantor KPU kemudian bisa merubah perolehan suara, kan tentu tidak,” jelasnya.

“Artinya, masa yang berkumpul hanya lebih banyak mendatangkan kemudharatan, banyak sampah berserakan, ber panas-panas san. Apalagi di tengah wabah pandemi, bahaya covid-19. Harusnya, warga lebih bijak menyaring informasi dan ajakan. Kita percayakan saja hasil tersebut pada penyelenggara, jika tidak puas, ada mekanisme selanjutnya,” tutupnya.

!-- Composite Start -->

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait