Deputi Kemenpar RI Nilai Peluncuran Giwang Sumsel Luar Biasa 

SWARNANEWS.CO.ID, PALEMBANG | Di bawah kepemimpinan Gubernur Sumsel H. Herman Deru, Provinsi Sumsel lagi-lagi diklaim menjadi leading alias terdepan di antara provinsi lainnya di Indonesia. Apresiasi ini diberikan langsung Kementerian Pariwisata RI atas terobosan Sumsel meluncurkan aplikasi wisata berbasis android bernama Genta Informasi Wisata Andalan yang Nyaman dan Gempita (Giwang) oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sumsel. 

Peluncuran Giwang sendiri digelar dengan meriah di Hotel Arista Palembang pada Sabtu (19/6/2021) malam. DIhadiri perwakilan Bupati dan Wakil Bupati se Sumsel serta berbagai komunitas dan stakeholder di bidang wisata. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno, melalui Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan (Events) Kemenparekraf Rizki Handayani Mustafa secara virtual mengatakan, Sumsel sangat beruntung memiliki kepala daerah yang berjiwa muda dan energik. 

Terlebih dengan peluncuran aplikasi Giwangnya yang luar biasa. Hal itu menurut Rizky dapat menjadi sarana yang tepat untuk tetap mempromosikan segala potensi Sumsel di tengah pandemi Covid 19. 

“Seperti kita tahu, Pariwisata dan  ekonomi kreatif saat ini tengah mengalami cobaan yang sangat berat. Dan inovasi Giwang Sumsel ini belum banyak dilakukan provinsi lain, karenanya Sumsel bisa menjadi leading di antara provinsi lain,” tegas Deputi. 

Sejak setahun terakhir kata Rizky, semua tidak bisa berwisata. Namun banyaknya waktu yang tersedia hendaknya dapat dimanfaatkan untuk lebih menata  destinasi dan SDM yang ada sehingga pada saatnya pariwisata dibuka kembali pelayanan akan menjadi lebih baik. 

“Ini luar biasa dan sangat kita butuhkan. Karena saat ini  info tentang pariwisata memang harus didapatkan secara realtime dan langsung. Ini tentu dapat semakin mempromosikan pariwisata Sumsel keluar,” jelasnya. 

Ia pun berharap aplikasi ini semakin dikembangkan untuk memberikan berbagai kemudahan bagi calon wisatawan yang hendak berkunjung ke Sumsel. Termasuk menempatkan barcode di tempat-tempat wisata termasuk hotel dan penginapan. 

“Kalau bisa mencakup dua duanya, ada informasi wisata apa saja juga bisa kolaborasi dengan aplikasi yang bisa payment langsung untuk ikut memajukan ekonomi krearifnya. Dengan Giwang kami berharap pariwisata Sumsel lebih terdengar keluar” jelas Rizky. 

Sementara itu Gubernur Sumsel H.Herman Deru mengatakan, pasca peluncuran aplikasi wisata berbasis android ini, semua pihak di Sumsel punya pertanggungjawaban yang harus dijaga. Ia tak ingin, mereka calon wisatawan yang sudah mengunduh aplikasi dan datang ke Sumsel kecewa karena informasi dan kenyataan di lapangan yang berbeda. 

“Saran Saya, wisata di Sumsel ini dibuatkan lagi kategori-kategori seperti hotel. Misal hotel melati I itu fasilitasnya apa saja biar orang yang mau datang apa. Seperti hotel bintang 5 jelaskan fasilitas-fasilitas yang ada sesuai kategori jadi mereka bisa pilih,” terangnya. 

Menurut HD penetapan kategori itu penting sehingga menjadi acuan atau navigasi bagi mereka yang mau datang. 

“Jadi bukan habis di peluncuran ini saja. Ada pertanggungjawabannya, kulinernya seperti apa, penginapan seperti apa termasuk kondisi signal dan kelengkapan toilet di lokasi,” jelas HD.

Selain upaya melengkapi semua fasilitas dengan maksimal yang tak kalah penting menurutnya peluncuran ini juga hatus dibarengi dengan fasilitas pembayaran non tunai. Hal ini penting di zaman teknologi yang semakin canggih karena ini dapat semakin memudahkan pengunjung. 

“Kita ini bukan Sulsel bukan pula Bali. Makanya untuk meningkatkan pariwisatanya kita harus cerdas harus ada yang ditonjolkan,” tambahnya.

Kemudian pasca launching ini,  HD meminta para Kepala Dinas Pariwsata di Kab/Kota se Sumsel bergerak untuk menciptakan aneka kreasi wisata untuk memancing orang agar mau berkunjung ke Sumsel.

“Tantangannya setelah launching ini adalah bagaimana orang tertarik ke Sumsel.  Itu PR kita bersama.” (*)

Teks: rilis
Editor: maya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait