Desa Biyuku Banyuasin, Terus Berbenah Dalam Pelayanan

SWARNANEWS.CO.ID, BANYUASIN | Dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Desa Biyuku, Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin, terus berbenah diri dengan melakukan berbagai kegiatan. Salah satunya melakukan renovasi kantor pemerintahan desa setempat.

Kepala Desa (Kades) Biyuku Imron Rosadi saat di temui mengatakan, bahwa renovasi kantor desa tersebut demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan renovasi ini dengan menggunakan Dana Silpa tahun anggaran 2020.

“Renovasi ini dilakukan semata-mata untuk memberikan rasa nyaman, baik kepada perangkat desa yang akan memberikan pelayanan kepada masyarakat, maupun kepada masyarakat sendiri yang datang meminta pelayanan kami,” ungkap Kepala Desa Biyuku Imron Rosadi, Selasa (4/5/2021).

Masih kata Kades Imron Rosadi, renovasi kantor desa tersebut memang sudah menjadi rencana pihaknya bersama masyarakat. Karena melihat kondisi kantor desa masih banyak kekurangan. Lantainya yang masih mengandalkan adukan semen dan pasir belum di keramik.

“Alhamdulillah, pengerjaannya sudah selesai beberapa hari yang lalu. Adapun dalam renovasi ini dianggarkan untuk pemasangan keramik lantai, beli mobiler. Dengan perehaban kantor desa ini, para perangkat desa supaya jadi betah dan nyaman, sehingga pelayan yang diperoleh masyarakatpun maksimal,” ungkap dia.

Ia selaku Kepala Desa kata Imron Rosadi, menghimbau kepada perangkat desa agar lebih meningkatkan kinerjannya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Imron Rosadi juga mengajak kepada seluruh perangkat dan masyarakat, untuk menjaga dan merawat berbagai sarana prasarana yang telah dibangun termasuk kantor desa. Supaya berbagai fasilitas yang ada dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu lama.

Selain itu, Kades Imron Rosadi menjelaskan bahwa untuk Dana Desa tahun 2021 yang pencairannya 8 persen, pihaknya telah membangun Pos Jaga Desa Aman Covid,

“Kita sudah selesai 100 persen membangun Pos Jaga Desa Aman Covid dari Dana Desa tahun 2021,” kata dia.

Dikatakan Imron Rosadi, bahwa Dana Desa yang pencairannya 8 persen memang peruntukannya untuk penanganan Covid -19.

”Peruntukannya yang dicairkan 8 persen memang untuk penanganan Covid-19 salah satunya pembangunan Pos Jaga Desa Aman Covid,” tutupnya. (*)

Teks : Nasir
Editor : Maya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait