DPC Demokrat Banyuasin Targetkan Caleg Perempuan

Bukan Hanya Formalitas ,ArmadayantiD itargetkan Menang

SWARNANEWS.CO.ID, BANYUASIN | Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Banyuasin, A A Hari Afriansyah, memberikan pesan kepada Calon Legislatif (Caleg) Perempuan pada Pemilihan Legislatif (Pileg) pada April mendatang, harus lebih tampil beda dan berdiri sendiri.

“Caleg perempuan bukan hanya sekedar pelengkap saja. Akan tetapi menjadi sosok kaum hawa menjadi penentu utama dalam Pileg nanti,” ujar Ari saat diskusi bersama Armadayati di Angkringan Ngopi Kanti, Jalan Palembang – Betung, Kelurahan Sukamoro, Kecamatan Talang Kelapa, Sabtu (16/2/19) malam.

Partai Demokrat sendiri beberapa kali mengikuti Pileg, belum ada keterwakilan perempuan di senayan, oleh karena itu kami memberi motivasi dan dorongan kepada caleg perempuan Partai Demokrat untuk ikut andil dalam pembangunan Banyuasin Bangkit.

“Caleg Perempuan Demokrat, bukan hanya sekedar formalitas, kami berharap kepada caleg ini, secara visioner bertarung dan menang, sehingga perempuan dapat mengiring pembangunan menuju Banyuasin Bangkit,” tegas pria akrab disapa Ari Pandam.

Menurut dia, kami pengurus DPC Demokrat Banyuasin, mendorong penuh kepada seluruh caleg, baik laki – laki dan terutama caleg perempuan, untuk bertarung secara profesional dalam Pileg nanti.

“Kami sepakat dalam Pileg nanti, kader Demokrat, bersaing dengan profesional dan tidak saling menjatuhkan satu sama lain. Sebagai Partai besar, menjunjung tinggi sistem demokrasi,” ujar dia.

Bahkan, Partai Demokrat selain mendorong kepada caleg Perempuan menjadi visioner, juga membuka seluas luasnya kepada politisi muda untuk ikut andil dalam pembangunan Banyuasin.

“Partai Demokrat, membuka ruang seluas – luasnya nya untuk para milenial untuk terjun ke dunia politik terbukti, Pileg tahun ini, banyaknya caleg milenial terjun bertarung dengan perahu partai demokrat,” kata dia.

Sementara itu Armadayanti, mengatakan, Caleg perempuan terus mengalami peningkatan, artinya sebagian besar kaum ibu – ibu menginginkan adanya keterwakilan perempuan, untuk menyampaikan aspirasi mereka.

“Ini adalah kesempatan bagi kaum hawa untuk, mendorong caleg perempuan duduk di senayan, sehingga aspirasi mereka dapat diakomodir,” ucap wanita berhijab ini.

Partai politik tidak berpikir apakah layak atau tidak, yang jelas memiliki kemauan dulu untuk mengisi ruang kosong itu. Barangkali, perempuan yang kapasitasnya betul-betul memadai masih bisa dihitung.

Padahal, peningkatan persentase perempuan di parlemen memiliki peluang cukup besar. Dengan adanya kebijakan, misalnya, jumlah perempuan yang terpilih terbukti bertambah.

“Insyallah, kemenangan berpihak kepada kami (Kaum Perempuan), dengan pembuktian mayoritas perempuan sudah ikut andil dalam pemilihan. Kami mohon dukungan dari emak – emak,” singkat dia (*)

Teks : Heri Julianto
Editor : Sarono PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait