Gandeng BPH Migas, Bapenda Sumsel Akan Awasi Setoran PBBKB Perusahaan Migas Yang Nakal

SWARNANEWS.CO.ID PALEMBANG – Untuk mengawasi perusahaan migas yang tidak menyetorkan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), Badan Penerimaan Daerah Provinsi Sumatera Selatan(Bapenda Prov Sumsel) menggandeng Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

Di beberapa daerah di Luar Sumsel penerimaan PBBKB sangat menjanjikan bahkan diatas Rp1 triliun. Namun hal itu berbanding terbalik di Sumsel, karena setoran dari PBBKB masih belum optimal, hal itu disampaikan Neng Muhaibah Plt Bapenda Sumsel usai mengikuti kegiatan Focus Group Discussion (FGD) ‘Optimalisasi Pendapatan PBBKB Melalui Sinergi dan Harmonisasi Antar Pemangku Kepentingan’ Di Hotel Aryaduta, Selasa (05/12).

“Kita baru menyerap Rp500 miliar dari target Rp677 miliar di tahun 2017 ini. Salah satu penyebab masih rendahnya serapan dari sektor PBBKB dikarenakan adanya indikasi kebocoran yang cukup besar,” ungkapnya.

Ia mengatakan, dari pantauan pihaknya dilapangan, diketahui beberapa perusahaan migas bertindak curang dengan tidak memberikan data produksi dan penjualan secara jujur.

“Kami hanya menerima laporannya saja selama ini. Ketika kami cek kelapangan ternyata ada penyimpangan, bahan bakar yang diperuntukan bagi kendaraan bermotor dijual kepada industri. Kami cek ke industri ternyata pemakaian tidak sebesar yang dilaporkan,” jelasnya.

Ia berharap dengan menggandeng BPH Migas tidak ada lagi kebocoran. BPH Migas memiliki data valid terkait operasional perusahaan migas di Sumsel yang dapat menjadi modal awal untuk pengawasan secara lebih optimal.

“BPH Migas juga memiliki kewenangan yang lebih luas untuk menindak perusahaan migas yang nakal. Kalau kami tidak mempunyai wewenang untuk menindak. BPH Migas bisa mencabut izin bahkan menutup perusahaam migas yang tidak patuh. Itu sebabnya kami menggandeng BPH Migas,” tutupnya.

Sumber : detakpalembang

Editor : Reni

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait