Gas Kota Prabumulih Dijamin Tak Mati Total Lagi

SWARNANEWS.CO.ID, PRABUMULIH | Pasca dilakukan modifikasi pipa, Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Petro Prabu, H Azhari H Harun menjamin ke depan tidak akan terjadi lagi pemadaman massal gas kota yang disebabkan pemakaian full oleh seluruh pelanggan.

“Alhamdulillah modifikasi jargas oleh Pertamina EP dan Petro Prabu di SKG 10 Prabumulih Barat selesai, aliran gas ke rumah tangga sudah normal kembali. Insha Allah dengan modifikasi ini tidak akan drop lagi walau pemakaian banyak,” ungkap Azhari ketika dibincangi, Jumat (19/1/2018).

Azhari mengatakan, modifikasi dilakukan pihaknya tersebut lebih cepat dari waktu yang ditargetkan yakni 6 jam, perbaikan hanya memakan waktu 1 jam 10 menit atau dari pukul 13.30 sampai 14.40.

Kami bersyukur tidak ada kendala dalam perbaikan tersebut sehingga masyarakat segera dapat menikmati gas kota lagi,” kayanya.

Pensiunan Pertamina itu menuturkan, dengan dilakukannya pergantian pipa dari ukuran 1 inci ke 2 inci tersebut membuat volume gas yang tersalurkan ke rumah-rumah warga lebih besar dari sebelumnya.

“Volumenya meningkat dengan pergantian ini, kalau untuk tekanan tetap seperti semula,” tuturnya.

Lebih lanjut Dirut Petro Prabu ini menjelaskan, perusahaan yang dipimpinnya memang tergolong belum lama berdiri, namun pihaknya akan terus berbenah dan meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.

“Pelayanan jaringan gas, catatan meter dan lainnya akan terus kami tingkatkan, tentu ini semua membutuhkan dukungan semua masyarakat. Kami juga berharap jika pelanggan ada keluhan agar dilaporkan ke kantor kami sehingga sehingga segera diatasi,” jelasnya.

Namun Azhari juga menghimbau, demi kelancaran operasional dan tidak ada pemutusan jaringan, pelanggan yang menunggak hendaknya membayar tagihan tepat waktu.

“Jangan sampai pelayanan minta terus ditingkatkan tetapi ketika menunggak tidak membayar. Kami ingatkan terus pelanggan untuk membayar karena kalau menunggak hingga tiga bulan maka akan kita lakukan pemutusan dan untuk pemasangan baru kedepannya biayanya sangat tinggi dan tidak gratis lagi,” tegasnya seraya menuturkan saat ini pelanggan gas kota 34 ribu.

Seperti diketahui, jelang hari Raya Idul Fitri 2017 lalu jaringan gas kota Petro Prabu di Prabumulih pernah mengalami pemadaman total cukup lama.

Kondisi pemadaman disebabkan seluruh pelanggan melakukan pemakaian bersama sehingga membuat tekanan gas menjadi drop atau turun.

Editor : Sarono PS

Sumber : Tribunnews.com

!-- Composite Start -->

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait