Gubernur Sumsel Serahkan Bantuan ke 28 Poktan Pagaralam

SWARNANEWS.CO.ID, PAGARALAM | Untuk Sumsel maju, Gubernur H. Herman Deru menyerahkan bantuan ke 28 Kelompok Tani (Poktan) yang tersebar di Kota Pagaralam, berupa Alat Dan Mesin Pertanian (Alsintan) melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2020.

Alsintan berbagai jenis dan fungsi tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru yang dihadiri oleh beberapa pejabat tinggi di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kota Pagaralam di Alun-alun Merdeka Kelurahan Beringin Jaya Kecamatan Pagaralam Utara, Sabtu (26/12/20).

Walikota Pagar Alam, Alpian Maskoni dalam sambutanya mengatakan, bahwa bantuan Alsintan yang diterima oleh kelompok tani ini juga tidak terlepas daripada campur tangan Pemerintah Provinsi Sumsel termasuk Gubernur Sumatera Selatan.

Karena kita, lanjut Alpian, tahu ditahun ini (2020) beberapa sektor pembangunan di Kota Pagaralam termasuk sektor pertanian banyak juga bantuan dari Gubernur.

Hal ini, kata Wako, tidak lain karena Kota Pagaralam merupakan Kota yang mayoritas penduduknya bergerak dibidang pertanian, sehingga dengan dasar itu pula sektor pertanian menjadi prioritas pemerintah baik itu Pemerintah Kota Pagaralam maupun  Pemprov Sumsel.

“Dan istimewanya lagi, program unggulan pemkot Pagaralam yakni sambung pucuk atau stek kopi yang saat ini sudah berjalan, kedepan akan juga mendapat suntikan dana (bantuan) dari Gubernur Sumatera selatan,”pungkasnya.

Sementara itu Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru mengatakan, bahwa sektor pertanian menjadi  titik fokus secara menyeluruh Sumsel, dengan menyesuaikan kultur, cuaca dan lain-lain, tanpa ada instruksi agar menyeragamkan komuditas.

“Karena kita tahu bahwa setiap daerah memiliki potensi masing-masing di sektor pertanian, sebagai contoh bahwa di Pagaralam lebih cocok dengan holtikulturanya, dan inilah yang harus selalu ada inovasi dalam peningkatan produktivitasnya,”tuturnya.

Namun, kata Gubernur, upaya meningkatkan hasil atau produktivitas sektor pertanian tersebut bantuan yang diberikan ini agar dimanfaatkan di kelola dengan baik,”serta jangan sampai salah peruntukan,”pungkasnya.

Teks : Reri Alfian

Editor : Sarono PS

!-- Composite Start -->

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait