Ini Jawaban Disdikporapar, Soal Dugaan Jual Beli Proyek

Baru Rancangan, Proyek Sudah Dikerjakan Kontraktor

SWARNANEWS.CO.ID, BANYUASIN | Ada yang aneh dalam kegiatan sejumlah Proyek Penunjukan Langsung (PL) di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikporapar) Kabupaten Banyuasin tahun 2019. Disinyalir beberapa proyek PL di institusi pendidikan ini dikerjakan terlebih dulu oleh pihak ketiga (Kontraktor), sedangkan anggaran proyek tersebut masih dalam rancangan pembahasan.

Dari informasi dihimpun media ini dari puluhan Proyek di Disdikporapar tahun anggaran 2019, setidaknya ada dua proyek PL dikerjakan lebih dulu oleh kontraktor, diduga kuat pihak Disdikporapar sudah meminta upeti terlebih dulu. Sehingga proyek APBD ini terkesan dipaksakan.

“Ya, saya tidak bisa sebutkan secara detail mata pasal kegiatan tersebut. Yang pasti ada dua anggaran sebesar Rp 200 juta dan Rp 150 juta rupiah. Saat ini pekerjanya sudah rampung,” kata Surya Aruly, aktivis muda.

Secara aturan, progres kegiatan di OPD, dilakukan Perencanaan terlebih dahulu. Kemudian dievaluasi oleh DPRD Banyuasin. Lalu baru pengesahan dari DPRD Banyuasin. Namun pada kegiatan dua item ini sudah dikerjakan.

“Maka kami minta kepada aparat penegak hukum, untuk mengusut dugaan ijon sejumlah proyek di Disdikporapar. Sehingga apa yang menjadi progres Bupati Banyuasin Bangkit dapat terwujud,” tegas dia.

Sementara itu Kepala Disdikporapar, Drs M Yusuf MM, melalui Sekretaris Zulkarnain SH, membantah jika adanya pengkondisian sejumlah proyek di Disdikporapar.

“Untuk pembangunan anggaran Rp 200 juta itu yang dindo maksud, itu gawean tahun 2018 kemarin. Sedangkan anggaran Rp 150 juta itu, sukarela dari para guru, dan memang tidak dianggarkan. Kalau dindo nak bantu silahkan, untuk memperpanjang amal ibadah,“ canda dia ketika di konfirmasi. (*)

Teks : Heri Julianto
Editor : Saron PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait