Jelang Angkutan Lebaran, Jalan Palembang – Tj Siapi-api Sedang Di Cor

SWARNANEWS.CO.ID,PALEMBANG – Perbaikan jalan ruas Batas Palembang – Tanjung Api Api terus dikebut jelang masa angkutan lebaran. Perbaikan dilakukan di sepanjang 15,9 km jalan efektif dari 62,8 km jalan fungsional. Untuk kerusakan ringan dan sedang, perbaikan dilakukan dengan penutupan lubang. Sementara untuk kerusakan berat dilakukan rekonstruksi.

PPK 1.6 PJN I Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Sumatera Selatan, Yusriadiansyah, mengungkapkan, kondisi jalan rusak berat saat ini cukup banyak, namun dengan keterbatasan anggaran maka perbaikan dilakukan secara selektif.

“Ada 24 titik kondisinya rusak berat dan itu dilakukan rekonstruksi. Sebenarnya ada lagi titik kerusakan lain yang juga berat, tapi kami utamakan yang paling parah,” ujar Yusri saat dikonfirmasi, Rabu (21/4/2021).

Yusri mengatakan, perbaikan jalan berlubang dengan rehabilitasi dilakukan dengan panjang sekitar 11 km sementara perbaikan jalan dengan rekonstruksi sepanjang 5,9 km. Adapun untuk rekonstruksi jalan menggunakan bahan campuran mortar busa ringan.

“Untuk bahan mortar busa ringan ini sangat tergantung dengan cuaca jadi tidak boleh kena air, bila kena air maka tingkat kekeringannya tidak tercapai. Jadi kalau cuaca hujan kami terpaksa berhenti dulu,” jelas Yusri.

Untuk memastikan pekerjaan rampung sesuai jadwal, Yusri mengaku mengintensifkan jam pengerjaan. Bila tidak memungkinkan dilakukan pada siang hari, maka pengerjaan dilakukan pada malam hari. Selain itu, pihaknya juga memberlakukan buka tutup jalan untuk menghindari kemacetan jalan yang dapat mengganggu proses pengecoran.

“Ada saja yang tidak sabar sehingga menimbulkan kemacetan makanya kami siapkan petugas untuk mengatur lalulintas kendaraan,” kata dia.

Menurut Yusri, rekonstruksi jalan dengan menggunakan bahan mortar busa ringan memerlukan waktu 14 hari untuk kemudian dapat dilakukan pengaspalan. Setelah diaspal, maka jalan siap untuk dilalui kendaraan.

“Progres perbaikan jalan hingga minggu ke tiga bulan April tercatat telah mencapai sekitar 42,3 persen. Mudah-mudahan bisa selesai sesuai jadwal,” harapnya.

Sementara itu, pengerjaan proyek jembatan terbagi atas tujuh (7) titik, yakni tiga (3) bakal di rehab dan sisanya, empat jembatan dilakukan pengerjaan pemeliharaan secara rutin dan berkala.

“Tiga jembatan itu posisinya di Muara Sugihan, Jalur 21 dan sebelum Jalur 17 Telang. Pengerjaan dilakukan secara berkala, target pengerjaan H-7 selesai,” tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait