Jelang Ramadhan, Gas 3Kg Mulai Langka

SWARNANEWS.CO.ID, PALI | Memasuki bulan Suci Ramadhan , warga khususnya kaum Ibu Rumah Tangga (IRT) berada di Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dibuat resah untuk memenuhi kebutuhan dapur.

Pasalnya, sudah sejak dua pekan terakhir kesulitan mendapatkan Gas Melon 3Kg.

Sehingga, kondisi demikian dikeluhkan, tak hanya untuk memenuhi kebutuhan sahur hari pertama berpuasa. Namun juga yang memiliki usaha industri rumahan.

Kamelia warga Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi, berkata bahwa ia sangat kesulitan mencari gas LPG 3 Kg sudah sejak beberapa hari terakhir.

Baginya, menjadi pelaku usaha rumahan, seperti untuk menggoreng donat, sangat membutuhkan tabung gas.

“Sehari bisa menghabiskan tiga tabung gas ukuran 3Kg. Karena beberapa Minggu ini stok gas langkah. Jadi, terpaksa pernah meminjam tabung gas tetangga,” ungkapnya, Minggu (11/4/2021).

Sementara, Dwi salahsatu warga Gang masjid merasa khawatir karena, awal minggu ini dirinya susah mencari gas melon.

“Iyo pak, sudah ke beberapa pengecer cari gas 3 kg, tapi habis. Kata pengecernya, idak dapat jatah dari agen karena kehabisan.” ujarnya.

Selain daripada itu, harga bahan pokok di pasaran seperti daging dan ayam turut mengalami kenaikkan.

“Harga ayam potong saat ini menjadi Ro 38.000 per kg, naik lagi dari sebelumnya Rp 34 ribu. Kemudian, telur Ayam dari harga Rp 22 ribu menjdi Rp 24 ribu per kg. Naik dua kali dalam seminggu,” jelasnya.

“Ya kami berharap pemkab PALI bisa menjamin ketersediaan gas melon, apalagi memasuki bulan puasa,” terang ibu satu orang anak ini.

Sementara, Guntur agen Gas LPG 3Kg di kawasan Talang Ubi berkata pihaknya mengakui kelangkaan gas melon sudah terjadi sejak dua pekan terakhir.

“Memang belum dikirim dari agen. Kami sementara ini masih mengecer stok gas yang masih tersedia,” katanya.

Kepala Disdagprin Kabupaten PALI, aida Martini melalui Kabid Perdagangan Ahmad Deni mengakui sempat terjadi kelangkaan gas elpiji ukuran 3 kg atau gas melon di wilayah Pendopo, kecamatan Talang Ubi pada awal pekan ini.

“Memang pada awal pekan, warga sempat susah dalam mencari gas elpiji ukuran 3 kg. Namun, dua hari terakhir ketersediaan gas elpiji kembali normal,” ungkap Ahmad Deni.

Lebih lanjut, dalam waktu dekat Ia juga bakal memantau ke agen-agen gas melon yang ada di Kabupaten PALI bilamana kembali terjadi kelangkaan gas melon di masyarakat.

“Kita akan cek ke setiap agen untuk memastikan ketersediaan gas melon. Yang pasti, menjelang puasa kami pastikan stok gas melon aman,” katanya.

Teks:Sangkut
Editor: Sarono PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait