Jika Tetap Nekat Mudik Melanggar Prokes, Maka Bisa Berdosa

SWARNANEWS.CO.ID, JAKARTA | Ustadz Das’ad Latif dalam wawancaranya di stasiun TV One menegaskan, adalah dosa, bagi para pemudik yang melanggar prokes. Sebaliknya, pahala bagi siapa pun yang bisa menahan diri tidak mudik karena mencegah wabah.

Mubalig bernama lengkap Dr. H. Das’ad Latief S.Sos., S. Ag., M.Si., Ph.D ini menyentuh kesadaran kita semua. Utamanya umat muslim, bahwa, jangankan hanya tradisi, yang wajib saja bisa menjadi sunah jika berpotensi menyebabkan musibah.

Tradisi mudik dilarang, harus dipahami, karena berdasarkan data dan fakta, kerumuman berpotensi menularkan virus (Corona). “Kita tidak ingin Indonesia seperti India,” ujar ustadz Das’ad.

Kepala BNPB/Ka Satgas Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo yang menyaksikan tayangan tersebut, spontan menyampaikan apresiasi dan penghargaan serta rasa terima kasih kepada Ustadz Das’ad Latif. Menurut Doni, penjelasan ustadz Das’ad sangat inspiratif, singkat, pendek, jelas. Semoga bisa membantu mengurungkan niat hati bagi siapa pun yang berkehendak mudik.

Terpisah saat dihubungi awak media Rabu (05/05/2021), Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs.Supriadi MM, mengajak warga Sumsel umtuk senantiasa menerapkan prokes dalam kegiatan sehari hari. Dengan mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, memakai masker, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. “Dan jangan mudik atau pulang Kampung,” tukasnya. (*)

Teks: rilis
Editor: maya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait