KAHMI OI Siap Turun Dampingi Masyarakat OI Terkait Konflik Dengan Pihak Tol

SWARNANEWS.CO.ID. OGAN ILIR 14/03/2021 | Banyaknya persengketaan yang terjadi antara pihak tol dengan Warga merupakan permasalahan yang sangat urgensi dalam pembangunan jalan tol untuk itu Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam ( KAHMI) OI siap bela masyarakat.

Ketua Devisi Hukum dan HAM KAHMI OI Mujaddin Islam, S.H.,M.H.,C.L.A., menjelaskan bahwa Pembangunan jalan tol merupakan salah satu bentuk usaha pemerintah dalam memudahkan masyarakat untuk bisa melakukan mobilitas baik dalam hal ekonomi maupun sosial dengan baik dan cepat.,Pengerjaan Jalan Tol di Ogan Ilir harus berasaskan Kemanusiaan, Keadilan, Kemanfaatan, Kepastian, Keterbukaan, Kesepakatan, Keikutsertaan, Kesejahteraan, Keberlanjutan Dan Keselarasan.

Mujaddin juga mengatakan, Pembangunan jalan tol di Sumatera khususnya di Sumatera Selatan yang salah satunya adalah Jalan Tol Simpang Indralaya –Muara Enim, sangat berdampak pada masyarakat Sumatera Selatan khususnya Masyarakat Kabupaten Ogan Ilir baik itu dampak ekonomi maupun dampak lingkungan yang diakibatkan dari pembangunan tol tersebut., Jalan tol merupakan proyek yang digadang-gadang pemerintah dapat mengurai kemacetan sampai dapat menjadi sumber pemasukan kas negara.

“Jalan tol juga merupakan infrastruktur objek vital yang memerlukan manajemen Pengelolaan dengan memastikan Pengerjaan Jalan Tol sesuai dengan Asas Kemanusiaan, Keadilan, Kemanfaatan, Kepastian, Keterbukaan, Kesepakatan, Keikutsertaan, Kesejahteraan, Keberlanjutan Dan Keselarasan, maka dalam pelaksanaanya harus dilakukan dengan prinsip Kehati-hatian untuk mengantisipasi segala kemungkinan terjadinya dampak lingkungan yang bersifat negatif dan merugikan bagi masayrakat dan komponen lingkungan lainnya, pada seluruh tahap kegiatan (prakonstruksi, konstruksi, dan operasi),” ujar Mujaddin Islam, S.H.,M.H.,C.L.A.,yang juga sebagai Advokat dan Legal Auditor di Sumatera Selatan.

Tambah Mujaddin, masyarakat Ogan Ilir agar terus mengawasi dan melaporkan Pengerjaan Jalan Tol yang sekarang dilakukan, yakni Jalan Tol Simpang Indralaya-Muara Enim yang merugikan Masyarakat Ogan Ilir.

“KAHMI Ogan Ilir siap memberikan Perlindungan, Pendampingan, sampai melakukan Upaya Hukum guna melindungi kepentingan Masyarakat Ogan Ilir yang dirugikan akibat Pelaksanaan Pengadaan Jalan Tol,” Jelas Jumaddin.

Salah satu Konflik masyarakat dengan pihak Tol Sekarang ini adalah Warga Desa Tanjung Lalang Kecamatan Payaraman Kabupaten OI.

Kepala Desa Tanjung Lalang Jumadin merasa merasa senang atas pernyataan KAHMI OI. “atas namo warga Saya mengucapkan terimokaseh kepada Organisasi KAHMI yang menyatakan kesiapannyo bela warga dan Aku siap memberikan data data yang diperlukan,” ungkap jumadin dengan logat Daerah via pon.

Teks: Eric
Editor: Sarono PS

!-- Composite Start -->

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait