Kapolda Sumsel Minta Masyarakat Patuhi SKB Menteri Mengenai Penghentian Kegiatan FPI di Seluruh Indonesia

SWARNANEWS.CO.ID, JAKARTA | Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menggelar live streaming konferensi pers mengenai, penghentian kegiatan Front Pembela Islam (FPI), Rabu (30/12/2020). Sebelumnya diketahui Surat Keterangan Terdaftar (SKT) untuk ormas FPI, telah berakhir pada 20 Juni 2019. FPI diketahui belum dapat memenuhi persyaratan SKT tersebut.

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengumumkan penghentian segala kegiatan Front Pembela Islam (FPI). Hal itu diungkapkan Mahfud MD dalam konferensi pers, Rabu (30/12/2020).

“Bahwa FPI sejak 21 Juni 2019 secara┬áde jure┬átelah bubar sebagai ormas. Tetapi sebagai organisasi, FPI tetap melakukan aktivitas yang melanggar ketertiban dan keamanan yang melanggar hukum,” ungkap Mahfud MD.

Saat dihubungi awak media, Kapolda Sumsel Irjen Pol.Prof Dr Eko Indra Heri, S MM mengatakan dan memperingatkan kepada seluruh komponen masyarakat Sumatera Selatan, agar dapat mematuhi dan mentaati isi SKB 3 Menteri tersebut. Guna menjaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dan jangan terpancing dengan adanya isu – isu yang dihembuskan oleh oknum yg akan memecah belah persatuan dan kesatuan, serta Polda Sumsel, akan bertindak tegas terhadap siapapun yang melanggarnya. Demikian imbuh Jenderal Eko Indra Heri. (*)

Teks: rilis
Editor: maya

!-- Composite Start -->

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait