Kapolres OKU Himbau Agendakan Hal Positif Sambut Tahun Baru

SWARNANEWS.CO.ID, BATURAJA, 20/12/2019 | Kapolres Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, AKBP Tito Travolta Hutauruk mengimbau masyarakat di wilayah setempat mengisi kegiatan positif dalam merayakan Natal dan Tahun Baru 2020 guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah setempat.

“Seperti mengisi kegiatan berkumpul dengan keluarga, doa dan zikir serta kumpul pengajian bersama masyarakat sekitar,” kata Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU), Tito Travolta Hutauruk di Baturaja, Jumat.

Dia berharap agar masyarakat meninggalkan hal-hal negatif yang dapat menganggu ketentraman dan kenyamanan masyarakat dalam merayakan Natal dan tahun baru seperti menggunakan petasan, narkoba, minuman keras dan aksi kebut-kebutan di jalan raya menggunakan kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

“Mari bersama-sama kita menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menyambut Natal dan tahun baru dengan mengisi kegiatan positif,” katanya.

Dia mengemukakan, dalam menjaga keamanan dan ketertiban menjelang Natal hingga pergantian tahun baru nanti pihaknya juga menerjunkan ratusan personel gabungan dari kepolisian setempat bersama pihak terkait mulai dari Kodim 0403 OKU, Dishub dan Satpol PP wilayah setempat.

“Ada sebanyak 166 personel gabungan yang kami terjunkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres OKU dalam rangka menyambut perayaan Natal dan tahun baru,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, ratusan personel gabungan ini untuk disiagakan di sejumlah titik fasilitas umum seperti gereja, tempat wisata, pusat perbelanjaan dan tempat keramaian lainnya di wilayah setempat.

Menurut Kapolres, strategi yang diterapkan dalam pengamanan ini adalah mengedepankan tindakan persuasif dan preventif dengan didukung kegiatan intelijen berupa deteksi dini serta deteksi aksi penegakan hukum secara tegas dan profesional.

Berdasarkan penelitian, lanjut dia, terdapat 12 potensi kerawanan yang diantisipasi pihaknya menyambut perayaan Natal dan tahun baru antara lain yaitu aksi terorisme, kejahatan konvensional, kemacetan arus lalu lintas dan kecelakaan transportasi di jalan raya.

“Termasuk juga kerawanan kenaikan harga sembako, konflik sosial, bencana alam dan aksi tawuran yang rawan terjadi menjelang Natal dan hingga pergantian tahun baru nanti,” tegasnya.

Teks/Editor : Antara/Asih

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait