Kasus Covid-19 Meningkat, Bupati Lahat, Forkompinda dan OPD Gelar Rakor Penanganan Pencegahan Dan Antisipasi Penyebaran Covid-19

SARNANEWS.CO.ID.LAHAT I Meningkatnya kasus warga terkonfirmasi positif Covid-19 di Bumi Seganti Setungguan Kabupaten Lahat, Bupati Lahat Cik Ujang,SH secara cepat mengambil langkah dengan menggelar rapat koordinasi guna penanganan, pencegahan dan antisipasi menyebar nya Covid19 di tengah masyarakat, Selasa (25/05) bertempat di opproom Pemkab Lahat.

Sebagai bahan acuan dan penjelasan tentang perkembangan Covid-19 di Kabupaten Lahat, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat Taufik M Putra,SKM,MM menyampaikan bahwa perkembangan Covid-19 pasca lebaran idul Fitri dan banyaknya persedekahan yang digelar masyarakat sehingga pada bulan Mei ini masyarakat terjangkit covid19 mencapai 43 orang.

“Disini kita butuh penguatan, pengawasan dan pembinaan. Kenaikan kasus ini disamping perpindahan arus mudik dan beberapa pasien yang menolak dirawat atau diisolasi, kita terus berusaha semaksimal mungkin dengan tim untuk melakukan pendekatan secara persuasif sehingga mereka ada yang mau untuk dirawat dan di isolasi,” jelasnya.

Disampaikannya, pasca lebaran idul Fitri, penambahan kasus Covid-19 berjumlah 43 orang dan yang meninggal berjumlah 5 orang. Untuk yang masih dalam proses berjumlah 39 orang, 7 orang di RSUD, 1 orang di RS DKT dan 31 orang isolasi mandiri.

Disamping itu, Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono,S.I.K menyampaikan dalam Minggu ini sudah mendapatkan beberapa masalah, diantaranya penanganan pemakaman pasien Covid19, dari beberapa puskes belum mendapat pelatihan pengambilan sampel, adanya laporan yang tidak akurat dari laporan teman-teman PPKM dan masih kurangnya sosialisasi tentang 5 M ditengah masyarakat, masyarakat yang terkonfirmasi positif lebih memilih isolasi mandiri dibanding dirumah sakit atau rumah sehat yang telah disediakan.

“Untuk mengatasi kendala itu, kami telah mengambil langkah dengan mengoptimalkan antara satgas baik BPBD, Dinkes dan Pol PP untuk meningkatkan sinergitas dan mengoptimalkan kinarja masing-masing,” bebernya.

Selain itu, Wakil Bupati Lahat H. Haryanto menjelaskan bahwa penanganan ini harus dengan meningkatkan efektivitas penanganan pasien covid-19 yang melakukan isolasi mandiri.

Sementara itu, Bupati Lahat Cik Ujang, SH berpesan kepada tim satgas baik BPBD, Dinkes dan RSUD agar tidak saling lempar tanggung jawab, sehingga penanganan covid19 ini bisa maksimal.

“Kedepan jangan ada lagi lempar tanggung jawab, jika penanganan penguburan jenazah covid19 ada satgas maka lakukan oleh satgas jangan saling lempar tanggung jawab. Untuk Pol PP harus terus koordinasi dengan tim untuk pencegahan covid19 ini,” bebernya.

Disampaikannya juga, untuk Tenga kesehatan di puskesmas jika diperlukan adanya pelatihan, maka laksanakan. “Sekali lagi jangan main-main dengan dana covid19 ini,” tegasnya.

Teks: Jumra
Editor : Sarono PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait